
Sistem taman nasional China akan dipeluas hingga 1,1 juta km persergi

Foto dari udara yang diabadikan pada 15 November 2022 ini menunjukkan pemandangan taman lahan basah nasional Shajiabang di Changshu, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Yang Lei)
Sistem taman nasional China akan diperluas hingga meliputi area seluas sekitar 1,1 juta kilometer persegi, dan terdiri atas berbagai ekosistem, mulai dari hutan dan padang rumput sampai lahan basah dan gurun, serta mencakup lebih dari 700 cagar alam yang sudah ada dan 10 situs warisan alam dunia.
Beijing, China (Xinhua) – China telah memilih 49 kandidat kawasan untuk dijadikan taman nasional guna melindungi spesies margasatwa dan habitatnya dengan lebih baik. Demikian menurut rencana tata ruang untuk sistem taman nasional negara tersebut yang dirilis pada Kamis (29/12).Ke-49 kandidat lokasi tersebut termasuk lima kawasan yang sudah dikembangkan menjadi taman nasional, yang meliputi area seluas sekitar 1,1 juta kilometer persegi. Kawasan-kawasan ini dipilih berdasarkan signifikansi ekologisnya, lanskap alam yang unik, serta kekayaan keanekaragaman hayati, menurut rencana yang dirilis bersama oleh Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional, Kementerian Keuangan, Kementerian Sumber Daya Alam, dan Kementerian Ekologi dan Lingkungan China.Kandidat lokasi tersebut meliputi 44 wilayah daratan, tiga wilayah laut, dan dua wilayah darat-laut, menurut rencana tersebut.China akan memiliki sistem taman nasional terbesar di dunia dalam hal kawasan lindung, jika ke-49 kandidat taman nasional itu terealisasi, sebut rencana itu.Dataran Tinggi Qinghai-Tibet memiliki 13 kandidat lokasi, yang meliputi area seluas sekitar 770.000 kilometer persegi dan mencakup 70 persen dari total luas area kandidat taman nasional. Cekungan Sungai Kuning memiliki sembilan kandidat lokasi, sedangkan Cekungan Sungai Yangtze memiliki 11 kandidat lokasi, urai rencana tersebut.Taman-taman nasional ini nantinya akan memiliki berbagai ekosistem, mulai dari hutan dan padang rumput hingga lahan basah dan gurun, serta meliputi lebih dari 700 cagar alam yang sudah ada dan 10 situs warisan alam dunia.Lebih dari 5.000 spesies vertebrata liar dan 29.000 jenis tumbuhan tingkat tinggi menghuni taman ini, yang diharapkan akan menyatukan lebih dari 80 persen fauna dan flora yang dilindungi secara ketat di China, bersama dengan habitatnya, menurut rencana tersebut.Taman-taman nasional ini juga akan membawa banyak koridor ekologis ke dalam perlindungan, termasuk beberapa kawasan penting tempat spesies burung liar, paus, lumba-lumba, dan hewan lain bermigrasi, imbuh rencana tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Sistem layanan kesehatan yang hancur akibat serangan Israel perparah derita pasien Gaza
Indonesia
•
22 Apr 2025

Republik Ceko berduka atas kematian korban insiden penembakan di universitas
Indonesia
•
25 Dec 2023

COVID-19 – China punya 13 jenis vaksin yang tersedia untuk ‘booster’ kedua
Indonesia
•
27 Dec 2022

Festival Indonesia segera hadir di Baku
Indonesia
•
04 Sep 2019


Berita Terbaru

Italia dilanda gelombang panas baru
Indonesia
•
21 Jul 2026

Messi ungkapkan kepedihan yang "luar biasa" usai Argentina kalah di final Piala Dunia
Indonesia
•
21 Jul 2026

Feature – AI bantu guru mengajar 220 juta siswa di China, begini cara kerjanya
Indonesia
•
21 Jul 2026

Ferran Torres antar Spanyol juara Piala Dunia, sebut takdir berpihak kepada La Roja
Indonesia
•
20 Jul 2026
