
Sistem operasi komputer kuantum buatan China, Origin Pilot, dapat diunduh publik

Ilustrasi. (Gabriel Vasiliu di Unsplash)
Sistem operasi komputer kuantum Origin Pilot memiliki kemampuan krusial, seperti pemrosesan tugas kuantum secara paralel dan kalibrasi qubit otomatis, sehingga secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional keseluruhan pada komputer kuantum.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sistem operasi komputer kuantum buatan China, Origin Pilot, kini secara resmi tersedia untuk diunduh, demikian menurut laporan Science and Technology Daily pada Kamis (26/2).
Hal ini menandai langkah yang diharapkan dapat menurunkan hambatan pengembangan secara signifikan dan mempercepat pengembangan ekosistem komputasi kuantum China secara mandiri.
Origin Pilot, yang dikembangkan secara mandiri oleh Origin Quantum Computing Technology Co., Ltd. yang berbasis di Hefei, pertama kali diperkenalkan pada 2021. Setelah melalui sejumlah iterasi dan pembaruan, sistem operasi ini berkembang menjadi sebuah platform canggih yang mendukung berbagai jalur teknologi utama, termasuk prosesor kuantum superkonduktor, perangkap ion, dan atom netral. Saat ini, sistem operasi tersebut telah diimplementasikan dan dioperasikan pada rangkaian komputer kuantum seri Origin Wukong, lansir surat kabar tersebut.
Sistem operasi komputer kuantum bertanggung jawab atas fungsi-fungsi inti, seperti penjadwalan sumber daya dan manajemen kolaboratif antara perangkat lunak dan perangkat keras. Sistem ini juga memiliki kemampuan krusial, seperti pemrosesan tugas kuantum secara paralel dan kalibrasi qubit otomatis, sehingga secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional keseluruhan pada komputer kuantum.
Dengan membuka antarmuka pemrograman terpadu (unified programming interfaces) dan sistem penggerak standar (standardized driving system), Origin Pilot mendobrak hambatan teknis dalam perangkat lunak inti komputasi kuantum. Dengan begitu, institusi penelitian, perguruan tinggi, dan pengembang di seluruh dunia dapat secara mudah mengakses sistem operasi komputer kuantum buatan China tersebut.
"Setelah menyelesaikan unduhan di situs jejaring resmi Origin Quantum, para pengguna dapat terhubung secara efisien ke berbagai cip kuantum fisik dan melakukan pemrograman kuantum berbasis kerangka kerja independen seperti QPanda," ujar Dou Menghan, pemimpin tim pengembangan Origin Pilot, sebagaimana dikutip dalam surat kabar tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti Jepang sebut menuliskan ekspresi kemarahan di atas kertas bisa tenangkan diri
Indonesia
•
14 Apr 2024

Memahami pengaruh Madden–Julian Oscillation terhadap curah hujan di Indonesia
Indonesia
•
16 Jan 2026

China akan tingkatkan layanan Iptek untuk warga pedesaan
Indonesia
•
03 Aug 2022

Peneliti China berencana ciptakan ‘ginjal digital’
Indonesia
•
15 Mar 2025


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
