HSBC akuisisi Silicon Valley Bank cabang Inggris yang kolaps
Seorang kurir makanan berjalan menuju kantor pusat Silicon Valley Bank (SVB) di Santa Clara, California, Amerika Serikat, pada 10 Maret 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Silicon Valley Bank (SVB), bank pemberi pinjaman Amerika Serikat yang kolaps, cabang Inggris telah dibeli oleh HSBC dengan harga 1 poundsterling secara simbolis guna menyelamatkan banyak perusahaan rintisan di Inggris dari kerugian besar.
London, Inggris (Xinhua) – Bank terbesar di Eropa, HSBC, pada Senin (13/3) mengatakan bahwa pihaknya telah membeli bank pemberi pinjaman Amerika Serikat (AS) yang kolaps, Silicon Valley Bank (SVB) cabang Inggris, dengan harga 1 poundsterling secara simbolis. Langkah tersebut diharapkan dapat menyelamatkan banyak perusahaan rintisan (startup) di Inggris dari kerugian besar."Akuisisi ini merupakan langkah strategis yang sangat baik untuk bisnis kami di Inggris," kata Chief Executive Officer HSBC Group Noel Quinn dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa para nasabah SVB Inggris "dapat terus melakukan transaksi perbankan seperti biasa, dengan rasa aman mengingat simpanan mereka didukung oleh kekuatan, perlindungan, dan keamanan dari HSBC."Sejumlah nasabah terlihat di luar bank HSBC di pusat kota London, Inggris, pada 4 Agustus 2020. (Xinhua/Ray Tang)
Menteri Keuangan Inggris Jeremy Hunt meninggalkan Downing Street No. 11 di London, Inggris, pada 17 November 2022. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Jubir Kemenlu China sebut negara-negara GCC dan Iran adalah teman China
Indonesia
•
13 Dec 2022

Australia kecam rencana AS naikkan dua kali lipat tarif baja dan aluminium
Indonesia
•
01 Jun 2025

Xi Jinping tegaskan ekonomi China tangguh, buka pintu lebih lebar bagi dunia
Indonesia
•
24 Oct 2022

Departemen Energi AS setujui lepas 870.000 barel minyak ke Shell
Indonesia
•
13 Jan 2022
Berita Terbaru

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026

Feature – NEV, produk elektronik, hingga aksesori kecil, produk Guangdong tarik perhatian di Indonesia
Indonesia
•
01 Feb 2026
