
Setahun ekspansi di Indonesia, Geely telah lakukan produksi lokal untuk 3 model NEV

Geely Auto Indonesia resmi memulai perakitan lokal Geely EX2 di fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Geely Auto Indonesia belum lama ini resmi memulai perakitan lokal mobil listrik Geely EX2, yang kini menjadi model ketiga dalam jajaran produksi lokal Geely di Indonesia.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Geely Auto Indonesia belum lama ini resmi memulai perakitan lokal mobil listrik Geely EX2, yang kini menjadi model ketiga dalam jajaran produksi lokal Geely di Indonesia. Merek tersebut juga mencatat kinerja positif dengan menjual ribuan unit sepanjang tahun lalu.
"Melalui strategi lokalisasi dengan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 46,5 persen, kami siap menjawab permintaan konsumen dengan menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal," ujar CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, dalam keterangan resminya.
Geely EX2 telah diperkenalkan di Indonesia sejak beberapa bulan lalu dan telah membuka prapemesanan sejak November dengan total lebih dari 1.000 peminat. Geely berencana mengumumkan harga resmi model baru ini dalam waktu dekat. Mobil ini merupakan versi setir kanan dari Geely Xingyuan, mobil populer Geely yang terjual lebih dari 465.000 unit di pasar China tahun lalu.
Geely telah memulai uji coba perakitan lokal pada Mei 2025, hanya sekitar empat bulan setelah peluncuran pertamanya di Indonesia. Perakitan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) di fasilitas produksi yang berlokasi di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.
Model pertama yang diproduksi secara lokal adalah mobil hybrid Starrya EM-i pada September, yang kemudian disusul mobil listrik EX5. Dengan dimulainya perakitan EX2 ini, Geely telah memproduksi secara lokal tiga model kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di Indonesia, meskipun baru genap setahun melakukan ekspansi di tanah air.
Geely menyebut lokalisasi produksi ini sebagai bentuk komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat fondasi industri otomotif nasional serta keyakinan terhadap potensi Indonesia sebagai pasar otomotif utama di kawasan Asia Tenggara. Geely tidak hanya merakit kendaraan secara lokal, tetapi juga bermitra dengan manufaktur lokal Gotion untuk memasok sel baterai mobil listrik Geely EX2.
Ekspansi ini sejalan dengan tren penerimaan positif konsumen domestik terhadap Geely. Sepanjang tahun lalu, Geely membukukan penjualan grosir (wholesale) lebih dari 2.400 unit, dengan volume pengiriman yang terus meningkat setiap bulannya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak turun beruntun di Asia, tertekan spekulasi pasokan
Indonesia
•
15 Dec 2021

Wawancara: Pakar Mesir sebut "Dua Sesi" China dicermati dunia karena pengaruh globalnya
Indonesia
•
08 Mar 2024

Kanselir Jerman desak UE segera capai kesepakatan dengan China terkait perselisihan tarif EV
Indonesia
•
24 Dec 2024

Minyak turun di Asia di tengah kekhawatiran kasus COVID-19 meningkat
Indonesia
•
10 Jan 2022


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
