
Selada di Taco Bell diduga picu wabah siklosporiasis, kasus infeksi di AS tembus 1.645

Seorang pelanggan berbelanja di gerai Walmart di Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 20 Mei 2025. (Xinhua/Qiu Chen)
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Pemasok selada asal California untuk raksasa makanan cepat saji Taco Bell sedang diselidiki sebagai sumber potensial wabah siklosporiasis yang melanda berbagai wilayah di Amerika Serikat (AS), menurut laporan sejumlah outlet berita pada Kamis (16/7).
Dua orang yang mengetahui penyelidikan tersebut mengatakan kepada Washington Post bahwa para penyidik telah mengidentifikasi selada bokor iris yang dipasok ke sejumlah restoran Taco Bell oleh Taylor Farms sebagai sumber potensial kontaminasi dalam wabah penyakit parasit ini.
Para pejabat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS pada pekan ini mengatakan mereka telah mengidentifikasi kemungkinan hubungan antara kasus siklosporiasis di empat negara bagian, yaitu Michigan, Ohio, West Virginia, dan Kentucky. Ini merupakan indikasi publik paling jelas dari lembaga tersebut hingga saat ini bahwa banyak kasus penyakit itu berkaitan dengan sumber yang sama.
"Indikasi yang kami dapatkan adalah persentase orang yang jatuh sakit di Taco Bell sangat tinggi, dan ketika para penyidik menanyakan kesamaan menu yang mereka pesan, banyak yang menyebutkan selada," menurut laporan itu, mengutip salah satu individu tersebut.
Sebuah sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut mengatakan kepada CBS News bahwa penyelidikan penelusuran asal oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) AS menunjukkan orang-orang yang terjangkit siklosporiasis telah mengonsumsi selada yang dipasok Taylor Farms ke gerai-gerai Taco Bell di lima negara bagian.
Taylor Farms, yang berbasis di Salinas, California, adalah pemasok untuk beberapa jaringan restoran besar di seluruh negara itu, imbuh laporan tersebut.
Sebelumnya pada pekan ini, CDC mengatakan laporan kasus siklosporiasis meningkat pesat di AS, seiring sistem kesehatan negara bagian dan daerah mencatat jauh lebih banyak kasus daripada jumlah yang tercatat di tingkat federal, dan masih banyak analisis kasus yang belum diselesaikan.
Badan tersebut pada Selasa (14/7) mengatakan pihaknya telah menerima 1.645 kasus siklosporiasis yang dikonfirmasi laboratorium di 34 negara bagian sejak 1 Mei 2026, dengan 141 kasus rawat inap dan nol kematian, di samping lebih dari 5.100 laporan yang memerlukan analisis sebelum dapat diklasifikasikan sebagai penularan di dalam negeri.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakistan beri penghormatan kepada Muhammad Ali Jinnah pada peringatan ke-146
Indonesia
•
26 Dec 2022

Kerawanan pangan di Ethiopia meningkat saat konflik dan kekeringan melanda
Indonesia
•
22 Dec 2022

Misinformasi soal campak menyebar cepat saat kasusnya meningkat di seluruh AS
Indonesia
•
25 Apr 2025

Lebih dari 2,2 juta orang dievakuasi dari Donbass ke Rusia
Indonesia
•
03 Jul 2022


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
