
China sebut subsidi dan insentif pajak AS untuk sektor cip dalam negeri diskriminatif

Seorang staf menggunakan model untuk memperkenalkan teknologi deteksi multiindeks dari cip cair pengodean baru di stan Universitas Jiaotong Shanghai dalam Pameran Industri Internasional China ke-23 di Shanghai, China timur, pada 19 September 2023. Sebanyak 800 lebih proyek dari 80 lebih universitas dipamerkan di area ekshibisi universitas dalam Pameran Industri Internasional China ke-23 yang sedang berlangsung. (Xinhua/Liu Ying)
Sektor semikonduktor sangat mengglobal setelah perkembangan selama beberapa dekade dan ini merupakan efek gabungan dari kekayaan sumber daya yang dimiliki oleh berbagai negara dan hukum pasar.
Beijing, China (Xinhua) – Menanggapi langkah Amerika Serikat (AS) di sektor cip belum lama ini, Kementerian Perdagangan China mengatakan bahwa AS memperluas konsep keamanan nasional secara berlebihan, menyalahgunakan kontrol ekspor, dan mengganggu rantai industri semikonduktor global.AS memberikan subsidi dan insentif pajak yang sangat besar kepada sektor cip domestiknya, dan beberapa langkahnya memaksa perusahaan untuk meninggalkan China dan memilih Amerika Serikat, yang bersifat diskriminatif dan melanggar hukum pasar serta aturan ekonomi dan perdagangan internasional, sehingga mendistorsi rantai industri semikonduktor global, demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Perdagangan China He Yadong pada Kamis (21/3).Sektor semikonduktor sangat mengglobal setelah perkembangan selama beberapa dekade dan ini merupakan efek gabungan dari kekayaan sumber daya yang dimiliki oleh berbagai negara dan hukum pasar, ujarnya.China berkomitmen mempromosikan keterbukaan tingkat tinggi dan menyambut perusahaan-perusahaan semikonduktor global untuk berinvestasi di China, serta mendorong perkembangan rantai industri semikonduktor global yang sehat, imbuhnya.Menanggapi kabar Departemen Perdagangan AS yang sedang mempertimbangkan untuk menambahkan beberapa perusahaan cip China yang terkait dengan Huawei ke dalam daftar sanksi, He mengatakan China selalu menentang upaya untuk mempolitisasi dan mempersenjatai isu ekonomi, perdagangan, dan teknologi, namun dalam beberapa tahun terakhir, AS menyalahgunakan kontrol ekspor, menjatuhkan sanksi secara tidak adil, dan menekan perusahaan-perusahaan China, serta sangat mengganggu rantai industri dan pasokan global.Jika AS menjatuhkan sanksi terhadap lebih banyak perusahaan China dibarengi tekanan berkelanjutan terhadap Huawei, dengan dalih apa yang disebut sebagai koneksi, ini akan menjadi praktik penindasan ekonomi yang tipikal, melanggar aturan ekonomi dan perdagangan internasional, serta merusak tatanan ekonomi dan perdagangan global, ungkapnya.Sembari mendesak AS untuk tidak mengadopsi praktik yang keliru, juru bicara itu mengatakan bahwa China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi melindungi hak-hak dan kepentingan yang sah perusahaan-perusahaannya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel kecam keputusan Inggris, Australia, dan Kanada akui Negara Palestina
Indonesia
•
23 Sep 2025

Iran nilai Eropa tak lagi relevan dalam isu nuklir, peran mitra regional lebih efektif
Indonesia
•
15 Feb 2026

Jepang, Australia, Selandia Baru jatuhkan hukuman pada Rusia setelah invasi Ukraina
Indonesia
•
25 Feb 2022

Kepala angkatan udara Israel sebut Israel "siap" berperang melawan Hizbullah
Indonesia
•
30 Jun 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
