
Sektor pariwisata Bali terus pulih terlepas dari kemunculan kembali PMK

Seorang penari berinteraksi dengan seorang anak perempuan dalam pertunjukan tari tradisional Bali di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada 10 Juli 2022. (Xinhua/Xu Qin)
Manajemen Bandar Udara Internasional I Ngurah Rai Bali memberlakukan langkah-langkah biosekuriti, seperti memasang alas sanitasi sepatu bagi penumpang karena PMK diperkirakan akan memasuki tahap endemik di Indonesia.
Jakarta (Indonesia Window) – Sektor pariwisata di pulau dewata Bali terus pulih dari pandemik COVID-19 terlepas dari kemunculan kembali penyakit mulut dan kuku (PMK) di Tanah Air.Para wisatawan mancanegara (wisman) mulai kembali datang ke Bali sejak Februari setelah ditangguhkan selama lebih dari dua tahun akibat pandemik virus corona.Pemerintah baru-baru ini menyatakan optimismenya mengenai target keseluruhan 3,6 juta kunjungan wisman ke Indonesia pada tahun ini, kendati masih berjuang menangani PMK, yang muncul kembali pada April.PMK, yang menyebabkan kepincangan ekstrem dan kematian pada semua hewan berkuku belah (cloven-hoof) seperti sapi, domba, dan kambing, mengganggu industri peternakan di Indonesia.Penyakit ini menyebar di 24 provinsi dengan lebih dari 500.000 ekor hewan ternak terinfeksi dan lebih dari 6.000 ekor hewan mati, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Negara-negara tetangga Indonesia, termasuk Australia dan Selandia Baru, khawatir dengan kondisi tersebut dan memberlakukan anjuran perjalanan (travel advisory) bagi warganya karena PMK dapat menyebar melalui transfer mekanis melalui fomites (permukaan yang terkontaminasi), selain melalui kontak langsung dengan hewan, produk yang berasal dari hewan, serta melalui jalur udara.Namun, peringatan tersebut tidak menghalangi para wisatawan dari negara-negara tersebut untuk mengunjungi Bali, salah satu destinasi wisata terbaik dunia.Dalam wawancara baru-baru ini bersama Xinhua, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjokorda Bagus Pemayun mengatakan bahwa rata-rata jumlah wisman yang tiba di pulau itu mencapai 9.000 orang per hari dan angka itu termasuk wisatawan yang terbang dari Australia dan Selandia Baru.Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, dikatakan Pemayun, telah mengambil sejumlah langkah tegas dan membentuk satuan tugas khusus untuk membendung penyebaran PMK di wilayahnya."Di setiap pelabuhan, pihak berwenang menerapkan langkah-langkah biosekuriti. Mereka juga menutup sementara semua pasar lokal yang menjual hewan berkuku belah," katanya.
Seorang pria berselancar di dekat Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, pada 18 Desember 2021. (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Implementasi IK-CEPA diharapkan perluas perdagangan Indonesia-Korea
Indonesia
•
03 Jan 2023

Ketum DePA-RI dorong advokat manfaatkan media secara bijak
Indonesia
•
03 Feb 2025

Presiden dorong akselerasi pembangunan Papua melalui sinergi Pemda, Komite Eksekutif
Indonesia
•
09 Oct 2025

COVID-19 – Vaksinasi di Tanah Air capai satu juta dosis per hari
Indonesia
•
05 Jul 2021


Berita Terbaru

Indonesia-China jembatani kampus dan industri, talenta muda jadi fokus kerja sama
Indonesia
•
11 Sep 2026

Anwar Ibrahim buka suara soal perusahaan Malaysia yang diduga terlibat pembakaran lahan di Indonesia
Indonesia
•
09 Sep 2026

Fokus Berita - Perkuat tata kelola investasi, Pemerintah integrasikan perizinan TKA
Indonesia
•
10 Sep 2026

Indonesia dukung Inggris larang impor dari permukiman Israel di wilayah Palestina
Indonesia
•
10 Sep 2026
