
Singapura tanggung 20 persen lebih biaya tarif AS

Foto yang diabadikan pada 22 Mei 2025 ini menunjukkan pemandangan kota di Singapura. (Xinhua/Then Chih Wey)
Sejumlah negara manufaktur maju di Asia, seperti Singapura, telah menanggung lebih dari 20 persen biaya tarif Amerika Serikat.
Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Sejumlah negara manufaktur maju di Asia, seperti Singapura, telah menanggung lebih dari 20 persen biaya tarif Amerika Serikat (AS), demikian dikatakan kelompok jasa keuangan Nomura dalam sebuah laporan yang dikutip oleh media setempat pada Senin (8/9).Grup asal Jepang itu mengatakan pengekspor Asia menanggung sekitar seperlima tarif AS dan membebankan sisanya kepada pembeli, dengan perbedaan tajam di berbagai negara.Singapura, dengan manufaktur yang sudah maju dan ekspor bernilai tinggi, memiliki kapasitas lebih besar untuk menanggung tarif tersebut, sementara negara ASEAN lainnya tidak demikian, kata Nomura.Para analis Nomura menjelaskan bahwa perbedaan ini menunjukkan bagaimana manufaktur maju dan memiliki daya tawar harga yang kuat mampu menanggung beban tarif. Sebaliknya, produsen di sektor dengan nilai tambah yang lebih rendah tidak memiliki fleksibilitas yang sama untuk menanggung tarif tersebut.Secara global, pengekspor menanggung hampir 25 persen biaya tarif, menurut Nomura, setelah memeriksa harga impor AS dan indeks harga ekspor Asia dari Januari hingga Juli.Ke depannya, Asia dihadapkan pada "tantangan ganda", yakni pengekspor perlu menjaga harga tetap rendah agar tetap kompetitif di pasar AS, sembari menghadapi tekanan dari penguatan mata uang lokal. Kondisi ini membuat mereka harus memilih antara menaikkan harga dan berisiko kehilangan pangsa pasar di AS, atau menanggung kenaikan biaya yang pada akhirnya dapat menggerus profitabilitas.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Semakin banyak fasilitas pemurnian logam di bawah UU Minerba
Indonesia
•
12 Dec 2019

BioNTech turunkan proyeksi penjualan vaksin COVID-19
Indonesia
•
08 Nov 2023

IMF peringatkan soal peningkatan risiko utang publik global
Indonesia
•
25 Oct 2024

Nippon Steel tuntaskan akuisisi US Steel
Indonesia
•
20 Jun 2025


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
