Satu nyawa melayang, virus West Nile kembali mengintai Israel

Ilustrasi. (Rapha Wilde on Unsplash)

Yerusalem (Al-Quds), Wilayah Palestin yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang pria berusia 70 tahun meninggal dunia akibat demam West Nile, menandai kematian pertama di Israel (wilayah Palestina yang diduduki) akibat virus tersebut pada tahun ini, menurut pernyataan bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel yang dirilis pada Kamis (6/8).

Menurut pernyataan tersebut, pria itu mulai mengalami gejala pada pertengahan Juli lalu dan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat komplikasi yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut.

Jumlah kasus infeksi virus West Nile di Israel pada tahun ini meningkat menjadi 10, dengan seluruh kasus terdiagnosis dalam beberapa pekan terakhir, dan tiga pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit, ungkap pernyataan tersebut.

Kedua kementerian tersebut juga melaporkan bahwa nyamuk yang membawa virus itu terdeteksi di sejumlah wilayah di Israel bagian tengah, termasuk Tel Aviv-Yafo, serta mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan upaya pencegahan.

Masyarakat diimbau untuk menghilangkan genangan air, menggunakan obat antinyamuk, serta melaporkan potensi bahaya akibat nyamuk, lanjut pernyataan tersebut.

Israel mengalami wabah demam West Nile yang parah pada 2024, dengan lebih dari 930 kasus terkonfirmasi dan 73 kematian.

Otoritas kesehatan mengaitkan wabah tersebut dengan cuaca yang lebih hangat dan lebih basah, yang menciptakan kondisi ideal bagi perkembangbiakan nyamuk. Pada tahun lalu, hanya empat kasus yang dilaporkan tanpa adanya korban jiwa.

Demam West Nile terutama ditularkan melalui gigitan nyamuk. Sebagian besar orang yang terinfeksi virus tersebut mengalami gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali.

Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius seperti ensefalitis atau meningitis, yang dapat berujung pada kelumpuhan, kerusakan otak, hingga kematian.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait