
China luncurkan satelit miniatur CubeSat pengindraan jauh Bumi

Roket Long March-7 Y7 yang mengangkut wahana antariksa kargo Tianzhou-6 lepas landas dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan, pada 10 Mei 2023. (Xinhua/Jin Liwang)
Satelit miniatur CubeSat China akan menjalankan tugas untuk memverifikasi serangkaian teknologi inovatif seperti pencitraan pengindraan jauh beresolusi tinggi, sistem operasi OpenHarmony domestik yang sangat andal, komponen-komponen satelit canggih, dan pengatur satelit multipel ultralight.
Beijing, China (Xinhua) – China meluncurkan sebuah satelit eksperimen menggunakan wahana antariksa kargo Tianzhou-6 pada Rabu (10/5), menurut pihak pengembang satelit tersebut, Universitas Teknologi Dalian.Satelit tersebut adalah sebuah satelit miniatur CubeSat pengindraan jauh Bumi beresolusi tinggi dengan bobot 17 kilogram.Satelit miniatur CubeSat China ini akan menjalankan tugas untuk memverifikasi serangkaian teknologi inovatif seperti pencitraan pengindraan jauh beresolusi tinggi, sistem operasi OpenHarmony domestik yang sangat andal, komponen-komponen satelit canggih, dan pengatur satelit multipel ultralight.
Sebuah roket Long March-2D yang membawa satelit konstelasi PIESAT-1 lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di Provinsi Shanxi, China utara, pada 30 Maret 2023. China meluncurkan roket pengangkut Long March-2D pada Kamis (30/3) malam waktu setempat untuk menempatkan beberapa satelit pengindraan jauh baru di luar angkasa. Satelit-satelit konstelasi PIESAT-1 itu diluncurkan pada pukul 18.50 Waktu Beijing atau 17.50 WIB pada Kamis dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di Provinsi Shanxi, China utara, dan telah berhasil memasuki orbit yang direncanakan. (Xinhua/Zheng Bin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bandara Taoyuan Taiwan uji identifikasi wajah ‘One ID’ mulai Desember
Indonesia
•
24 Nov 2021

Satelit China luncurkan tangki penyimpanan pertama hasil cetak tiga dimensi
Indonesia
•
12 Apr 2024

Perusahaan China luncurkan ‘fracturing solution’ untuk ekstraksi minyak dan gas nonkonvensional
Indonesia
•
23 Sep 2025

Beijing luncurkan pusat komputasi AI pertama
Indonesia
•
18 Feb 2023


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
