
Satelit Luojia-3 01 tuntaskan uji teknis utama

Sebuah roket Long March-2D yang mengangkut 14 satelit baru lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di Provinsi Shanxi, China utara, pada 15 Januari 2023. (Xinhua/Wang Xiaohu)
Satelit Luojia-3 01 China telah menuntaskan beberapa uji teknis, dengan kemampuan menemukan dan mengidentifikasi objek pengamatan secara otomatis.
Wuhan, China (Xinhua) – Satelit Luojia-3 01 telah menuntaskan beberapa uji teknis, dan kemampuan layanan penginderaan jauh cerdas multimoda-nya telah mencapai target yang diharapkan, demikian menurut Universitas Wuhan.Luojia-3 01 merupakan satelit eksperimen ilmiah penginderaan jauh cerdas berbasis internet, yang sebagian besar dikembangkan oleh Universitas Wuhan dan diluncurkan ke luar angkasa menggunakan roket Long March-2D pada 15 Januari lalu.Satelit ini mengadopsi teknologi kompresi dan transmisi tingkat tinggi di orbit yang dikembangkan secara mandiri oleh Universitas Wuhan. Kecepatan transmisi maksimumnya dapat mencapai dua gigabita (GB) per menit, yang efektif mengatasi penundaan transmisi akibat bandwidth yang terbatas.Satelit itu membuat terobosan dalam menemukan dan mengidentifikasi objek pengamatan secara otomatis. Satelit tersebut juga dapat mengoperasikan pendeteksian target, pelacakan target bergerak, dan pengklasifikasian citra. Keakuratan pendeteksian target dan pelacakan target bergerak di orbit dapat memenuhi persyaratan sebagian besar aplikasi analisis cerdas real-time.Selain itu, data pencitraan multisudut yang diperoleh oleh satelit Luojia-3 01 dapat diproses dengan koreksi sensor, pencocokan gambar stereo, dan rekonstruksi pencocokan intensif untuk mendapatkan data medan tiga dimensi berkualitas tinggi, serta membuat model tiga dimensi dari bangunan atau target tertentu, yang akan berperan penting dalam manajemen perencanaan kota, evaluasi bencana alam, dan bidang-bidang lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China capai progres penting dalam perlindungan harimau Siberia
Indonesia
•
31 Jul 2023

Tim ilmuwan wujudkan komunikasi kuantum yang aman berjarak 10.000 km pertama di dunia
Indonesia
•
20 Mar 2025

Orang bertubuh tinggi punya risiko lebih besar idap beragam penyakit
Indonesia
•
03 Jun 2022

Ilmuwan ungkap peta sel terperinci dari otak manusia dan primata nonmanusia
Indonesia
•
14 Oct 2023


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
