
Tim ilmuwan wujudkan komunikasi kuantum yang aman berjarak 10.000 km pertama di dunia

Ilustrasi. (Dynamic Wang on Unsplash)
Komunikasi yang dilindungi mekanika kuantum dengan jarak lebih dari 12.900 kilometer (km) antara China dan Afrika Selatan, berhasil diwujudkan.
Hefei, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim internasional yang dipimpin oleh para ilmuwan China berhasil mewujudkan komunikasi yang dilindungi mekanika kuantum dengan jarak lebih dari 12.900 kilometer (km) antara China dan Afrika Selatan.Menggunakan satelit mikronano Jinan-1 dan stasiun Bumi berukuran kompak, terobosan baru dalam teknologi kuantum ini menunjukkan potensi komunikasi kuantum yang aman dengan skala global.Untuk pertama kalinya di dunia, tim yang dipimpin oleh Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China (University of Science and Technology of China) tersebut berhasil melakukan distribusi kunci kuantum (quantum key distribution/QKD) dalam waktu nyata (real-time) antara satelit dan stasiun-stasiun Bumi berukuran kecil, termasuk satu stasiun yang berlokasi di Stellenbosch, Afrika Selatan.Memanfaatkan pencapaian teknis ini, para ilmuwan China, yang berkolaborasi dengan rekan-rekan mereka dari Universitas Stellenbosch, berhasil mendemonstrasikan komunikasi antiperetas dengan jarak terjauh yang melintasi belahan Bumi hingga saat ini.Hasil kerja tim itu dipublikasikan pada Rabu (19/3) dalam jurnal Nature. Para pengulas sejawat (peer reviewer) di jurnal itu memuji pencapaian tersebut sebagai "prestasi yang mengesankan secara teknis" yang mewakili "kemajuan signifikan menuju konstelasi node tepercaya untuk layanan satelit QKD yang tersebar luas" dan menunjukkan "kematangan teknologi satelit QKD."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Helikopter sipil besar AC313A buatan China tuntaskan uji penerbangan cuaca dingin pertama
Indonesia
•
15 Feb 2024

Feature – ‘Kampung halaman dinosaurus’ di China menjelma jadi pusat penelitian fosil global
Indonesia
•
17 Sep 2025

Penelitian: Metana dari kebocoran pipa Nord Stream berpotensi ancam ekosistem
Indonesia
•
12 Dec 2022

China rampungkan pembuatan kapal FPSO pertama di dunia, mampu tangkap dan simpan karbon
Indonesia
•
18 Feb 2025


Berita Terbaru

OpenAI akan tutup aplikasi video Sora
Indonesia
•
25 Mar 2026

Tes darah kini mampu deteksi kanker stadium dini menggunakan 4 protein utama
Indonesia
•
25 Mar 2026

Lab fisika partikel di Jenewa jadi yang pertama di dunia lakukan pemindahan antimateri
Indonesia
•
25 Mar 2026

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026
