Rusia targetkan pembangunan PLTN di Bulan dalam 5-7 tahun

Bulan purnama terlihat di langit Moskow, Rusia, pada 11 Juni 2025. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)

PLTN di Bulan yang direncanakan Rusia akan memiliki kapasitas setidaknya 5 kW dan masa operasional hingga 10 tahun.

 

St. Petersburg, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia mungkin akan mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Bulan dalam lima hingga tujuh tahun ke depan, kata presiden Institut Kurchatov Rusia Mikhail Kovalchuk pada Kamis (19/3).

Kovalchuk melontarkan pernyataan itu saat menghadiri pertemuan pemerintah wilayah Leningrad untuk membahas isu-isu terkait kepemimpinan ilmiah dan teknologi. Dalam presentasinya, dia menguraikan desain potensial untuk PLTN yang dimaksudkan untuk penempatan di Bulan.

Sebelumnya masih pada Kamis itu, Alexei Likhachev, kepala perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom, mengatakan bahwa PLTN di Bulan yang direncanakan itu akan memiliki kapasitas setidaknya 5 kW dan masa operasional hingga 10 tahun.

Menurut Likhachev, Rosatom saat ini bekerja sama dengan Institut Kurchatov dan perusahaan antariksa negara Roscosmos untuk merancang fasilitas tersebut.

Vasily Marfin, CEO dari NPO Lavochkin, pengembang dan produsen wahana antarplanet nirawak asal Rusia, mengatakan bahwa PLTN tersebut akan dirakit di Bulan antara tahun 2033 hingga 2035. Tiga pembangkit listrik lunar akan diangkut ke Bulan untuk tujuan ini, katanya.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait