
Putin sebut hubungan ekonomi Rusia-China miliki prospek cerah

Foto dari udara yang diabadikan pada 11 Agustus 2023 ini menunjukkan jembatan jalan raya lintas batas Heihe-Blagoveshchensk seperti yang terlihat dari Kota Heihe, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (Xinhua/Wang Song)
Rusia dan China mendorong kemakmuran kedua negara melalui perluasan kerja sama yang setara dan saling menguntungkan di bidang ekonomi dan budaya.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Menjelang lawatan kenegaraannya ke China selama dua hari, yang dimulai pada Kamis (16/5), Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dalam sebuah wawancara tertulis dengan Xinhua bahwa Rusia dan China mendorong kemakmuran kedua negara melalui perluasan kerja sama yang setara dan saling menguntungkan di bidang ekonomi dan budaya.Mengacu pada kerja sama praktis di bidang perdagangan dan ekonomi, Putin mengatakan bahwa perkembangan yang pesat terkait hubungan perdagangan Rusia-China menunjukkan imunitas yang kuat terhadap berbagai tantangan dan krisis eksternal.Dalam lima tahun terakhir, perdagangan antara kedua negara telah meningkat dua kali lipat, urainya, sembari menuturkan bahwa China menjadi mitra dagang terbesar Rusia selama 13 tahun berturut-turut, dan pada 2023, Rusia menempati peringkat keempat di antara para mitra dagang China. Lebih dari 90 persen transaksi antara perusahaan-perusahaan dari kedua negara diselesaikan dalam mata uang nasional mereka, imbuh Putin.Putin menyatakan bahwa kedua pihak secara sistematis dan konsisten mengembangkan kerja sama strategis di sektor energi, serta mengupayakan proyek-proyek energi berskala besar baru.Pasokan produk pertanian Rusia ke pasar China menunjukkan dinamika yang positif, sementara inisiatif dalam investasi dan produksi sedang diimplementasikan. Selain itu, koridor transportasi dan logistik antara kedua negara beroperasi dengan lancar dan terus berkembang, paparnya."Saya yakin hubungan ekonomi Rusia-China memiliki prospek yang cerah," kata Putin."Kami akan berupaya menjalin kerja sama yang lebih erat di sektor industri dan teknologi tinggi, antariksa dan atom damai (peaceful atom), kecerdasan buatan, energi terbarukan, serta berbagai sektor inovatif lainnya. Kami akan terus mengupayakan penciptaan kondisi hukum dan organisasi yang menguntungkan terkait hal itu dan pengembangan infrastruktur transportasi dan keuangan," tuturnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Survei: Masyarakat di dunia lebih percaya bisnis daripada pemerintah
Indonesia
•
18 Jan 2023

Wawancara – Pakar Ethiopia sebut kenaikan tarif AS terhadap EV China rugikan agenda iklim global
Indonesia
•
19 May 2024

Hadapi penuaan populasi, China terapkan peningkatan usia pensiun secara bertahap
Indonesia
•
02 Jan 2025

Penjualan Ford di AS naik 11 persen pada Mei 2024
Indonesia
•
05 Jun 2024


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
