
Parlemen Jerman tolak pasok rudal Taurus ke Ukraina

Rudal Taurus melaju dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan suara dan terbang pada ketinggian hanya 35 meter, sehingga sistem radar sulit untuk mendeteksinya.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Majelis rendah parlemen Jerman (Bundestag) pada Kamis (14/3) sekali lagi memveto mosi pengiriman rudal Taurus ke Ukraina.Pengiriman rudal ini telah menjadi isu utama dalam perdebatan politik beberapa bulan terakhir. Mosi tersebut berasal dari kelompok oposisi konservatif CDU/CSU di parlemen. Sementara itu, beberapa partai yang berkuasa, yakni Partai Sosial Demokrat (Social Democratic Party), Partai Hijau (Greens), dan Partai Demokrat Bebas (Free Democratic Party), juga mendukung gagasan untuk memasok rudal jarak jauh.Namun, Kanselir Olaf Scholz pada Rabu (13/3) menegaskan penolakannya untuk memasok sistem senjata jarak jauh ke Ukraina. Menurutnya, sistem tersebut hanya dapat digunakan jika berkaitan dengan pengerahan tentara Jerman. "Itu adalah batasan yang tidak ingin saya langgar sebagai Kanselir," kata Scholz kepada Bundestag.
Kanselir Jerman Olaf Scholz (pertama dari kanan, depan) berbicara dalam sesi tanya jawab dengan Bundestag (parlemen Jerman) di Berlin, ibu kota Jerman, pada 13 Maret 2024. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Direktur FBI peringatkan ancaman meningkat di AS akibat konflik Hamas-Israel
Indonesia
•
01 Nov 2023

Trump jadi presiden AS pertama yang dimakzulkan dua kali
Indonesia
•
14 Jan 2021

Pemerintahan Trump berencana terbitkan uang kertas pecahan 250 dolar AS dengan potret Trump
Indonesia
•
29 May 2026

Sepekan jelang pilpres AS, Trump dan Harris bersaing ketat
Indonesia
•
01 Nov 2024


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
