
Peneliti temukan spesies mawar China yang sangat terancam punah di China barat daya

Foto yang diabadikan pada 14 April 2024 ini menunjukkan Rosa lucidissima di cagar alam Gunung Foding di wilayah Shiqian, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Wu Xu)
Rosa lucidissima tersebar secara sporadis di China selatan dan tengah, dan populasi liarnya sangat langka. Spesies ini masuk dalam daftar merah keanekaragaman hayati China sebagai spesies yang sangat terancam punah.
Guiyang, China (Xinhua) – Para peneliti China menemukan Rosa lucidissima, spesies Rosa chinensis yang sangat terancam punah, umumnya dikenal sebagai mawar China, di Provinsi Guizhou, China barat daya.Tim ekspedisi gabungan dari administrasi cagar alam Gunung Foding dan Fakultas Kehutanan Universitas Guizhou pertama kali menemukan spesies ini di cagar alam Gunung Foding di wilayah Shiqian."Dalam survei lapangan pada April, kami menemukan empat tanaman Rosa lucidissima pada ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut. Bunga mawar itu tumbuh melingkar di pepohonan, dengan bunga merah yang mencolok tergantung di dahan," kata Wu Xu, anggota tim dari Sekolah Tinggi Kehutanan Universitas Guizhou.Sebagai spesies endemik China, Rosa lucidissima tersebar secara sporadis di China selatan dan tengah, dan populasi liarnya sangat langka. Spesies ini masuk dalam daftar merah keanekaragaman hayati China sebagai spesies yang sangat terancam punah.Para ahli botani percaya bahwa spesies tanaman liar yang berada di bawah perlindungan negara kelas dua di China ini merupakan bentuk primitif dari mawar China. Studi lebih lanjut akan memberikan wawasan tentang asal-usul dan evolusi tanaman mawar ini, yang dapat memberikan referensi penting untuk pemuliaan genetika mawar dan perlindungan ekologis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sektor pertanian China meningkat pesat dengan terobosan teknologi
Indonesia
•
21 Apr 2024

Spesies pakis langka yang jadi dulu jadi santapan dinosaurus ditemukan di China selatan
Indonesia
•
12 Mar 2026

ITB perkuat kerja sama riset energi, garap AI, hidrogen, hingga teknologi penangkap karbon
Indonesia
•
17 Jul 2026

Chen Dong jadi taikonaut China dengan durasi tinggal di luar angkasa terlama
Indonesia
•
23 Nov 2022


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
