
Studi: Infeksi COVID lemahkan respons sel kekebalan terhadap vaksinasi

Tenaga kesehatan memberikan suntikan vaksin COVID-19 kepada seorang warga di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 17 Desember 2022. (Xinhua)
Respons sel kekebalan utama terhadap vaksinasi dengan dua dosis vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech jauh lebih rendah pada individu yang sebelumnya pernah mengalami infeksi SARS-CoV-2 dibandingkan mereka yang belum pernah terinfeksi.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Tingkat dan kualitas respons sel kekebalan utama terhadap vaksinasi dengan dua dosis vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech jauh lebih rendah pada individu yang sebelumnya pernah mengalami infeksi SARS-CoV-2 dibandingkan mereka yang belum pernah terinfeksi, menurut sebuah studi baru yang dipublikasikan pada Senin (20/3).Studi yang turut didanai oleh Institut Kesehatan Nasional (National Institutes of Health/NIH) Amerika Serikat (AS) itu juga menemukan bahwa level sel kekebalan utama yang menyasar protein lonjakan (spike protein) SARS-CoV-2 jauh lebih rendah pada penderita COVID-19 yang belum divaksinasi dibandingkan pada individu yang telah divaksinasi namun belum pernah terinfeksi.
Seorang tenaga kesehatan menyiapkan satu dosis vaksin COVID-19 di sebuah pusat vaksinasi yang berada di salah satu pusat perbelanjaan di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, pada 8 Januari 2022. (Xinhua/Nedim Grabovica)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China kembangkan terobosan baru untuk lawan kanker pada tanaman
Indonesia
•
17 May 2024

Perpustakaan umum King Abdulaziz Saudi temukan manuskrip medis Islam kuno
Indonesia
•
15 Sep 2021

Spesies anggrek langka ditemukan di Yunnan, China
Indonesia
•
05 Mar 2023

Pria mulai alami perubahan besar di usia 35–45, wanita 55–65, ini temuan studi terbaru
Indonesia
•
04 Sep 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
