
Ramadan 1447H– Kemenag sasar Gen Z lewat ‘ngabuburead’ di Masjid IKN

Talkshow ‘ngabuburead’ yang dikemas dengan sentuhan dakwah yang ringan dan penuh humor yang diisi oleh Dai sekaligus influencer Ustadz Ambia Dahlan (kiri) di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara, Sabtu, (7/3/2026). (Kementerian Agama RI)
‘Ngabuburead’ hadir sebagai instrumen Kementerian Agama RI untuk mengemas pesan-pesan ‘langit’ dengan cara yang membumi, segar, dan relevan dengan dinamika sosial saat ini.
Jakarta (Indonesia Window) – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI melakukan terobosan pendekatan inovatif bertajuk ‘ngabuburead’, agar Ramadan bisa dijalani dengan ceria sekaligus mendekatkan masjid dengan Gen Z.
Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi lokasi yang dipilih Ditjen Bimas Islam dalam kegitan tersebut, ungkap Kemenag RI dalam situs jejaringnya yang dikutip Indonesia Window pada Ahad.
Kegiatan yang berlangsung Sabtu (7/3/2026) tersebut merupakan bagian dari program strategis Joyful Ramadan Mubarak 2026 yang mengusung tema ‘Seimbang Bekerja, Bijak Merawat Diri’, bukan sekadar menunggu waktu berbuka.
‘Ngabuburead’ hadir sebagai instrumen Kemenag untuk mengemas pesan-pesan langit dengan cara yang membumi, segar, dan relevan dengan dinamika sosial saat ini.
Dakwah inklusif dan adaptif
Acara yang dikemas dalam format talkshow interaktif ini menghadirkan Ustaz Ambia. Dengan aksen Betawi yang khas dan gaya jenaka, ia memotret fenomena keseharian—mulai dari fenomena ‘imam tarawih kilat’ hingga dinamika sosial di masyarakat—yang sukses memancing gelak tawa ratusan jemaah.
Namun di balik balutan humor tersebut, Kemenag menyelipkan pesan kuat tentang pentingnya akhlak dan praktik ibadah yang berkualitas. Pendekatan tersebut merupakan manifestasi dari transformasi dakwah Kemenag yang lebih adaptif dan dialogis.
Memperkuat literasi moderat
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa agenda ini adalah langkah nyata Kemenag dalam meningkatkan literasi keagamaan, khususnya bagi generasi muda.
“Kami ingin mendorong peningkatan literasi keagamaan yang moderat, terutama bagi Gen Z dan Generasi Alpha. Di tengah banjir informasi digital, Kemenag hadir memastikan mereka mendapatkan asupan nilai agama yang menyejukkan,” ujar Arsad.
Langkah tersebut terbukti efektif dengan hadirnya sekitar 200 ASN (Aparatur Sipil Negara) dari lingkungan Kemenag dan Otorita IKN. Menariknya, acara tersebut juga dihadiri oleh ASN non-muslim, menunjukkan bahwa ruang masjid di bawah binaan Kemenag semakin inklusif dan menjadi pemersatu bangsa.
Masjid sebagai ruang relevan
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, menekankan bahwa IKN adalah simbol masa depan, begitu pula dengan cara Kemenag mengelola masjid. Dia menegaskan visi Kemenag untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban yang ramah bagi kaum muda.
“Masjid harus menjadi ruang yang inklusif dan relevan. Melalui Joyful Ramadan, kita sedang menyiapkan calon pemimpin masa depan yang memiliki pemahaman Islam yang moderat, berdaya, dan cinta literasi,” tegas Abu Rokhmad dalam konferensi persnya.
Dia juga mengajak jemaah menjadikan Ramadan sebagai momentum emas untuk memperkuat tradisi mengkaji Al-Qur’an secara mendalam.
Hadir memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono beserta jajaran deputi, yang bersinergi dengan pejabat teras Kementerian Agama.
Sinergi lintas lembaga ini mempertegas komitmen pemerintah dalam membangun tidak hanya infrastruktur fisik di IKN, tetapi juga infrastruktur spiritual dan mentalitas bangsa.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pusat layanan di China barat laut jadi tempat harapan bagi anak-anak autisme
Indonesia
•
05 Apr 2023

Feature – "Kematian terasa lebih berbelas kasih", pilihan menyakitkan untuk bertahan hidup di Gaza
Indonesia
•
14 Sep 2025

Sedikitnya 92 orang tewas dan 242 lainnya masih hilang akibat gempa di Jepang
Indonesia
•
07 Jan 2024

Feature – Kebahagiaan warga Gaza sirna usai dapati kehancuran masif di kampung halaman
Indonesia
•
23 Jan 2025


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
