
Penyintas Pembantaian Nanjing meninggal, tersisa 35 orang yang masih hidup

Seorang pengunjung terlihat di Balai Peringatan Para Korban Pembantaian Nanjing oleh Tentara Jepang di Nanjing, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 18 September 2023. (Xinhua/Li Bo)
Pembantaian Nanjing terjadi ketika pasukan Jepang merebut kota tersebut pada 13 Desember 1937, di mana selama enam pekan, mereka menewaskan sekitar 300.000 warga sipil dan tentara tak bersenjata China dalam peristiwa yang dianggap sebagai salah satu episode paling kejam dalam Perang Dunia II.
Nanjing, China (Xinhua) – Liu Suzhen, salah satu penyintas Pembantaian Nanjing, wafat pada Ahad (21/4) di usia 93 tahun, mengurangi jumlah penyintas yang terdaftar menjadi 35 orang, demikian menurut Balai Peringatan Korban Pembantaian Nanjing oleh Tentara Jepang (Memorial Hall of the Victims in Nanjing Massacre by Japanese Invaders) pada Senin (22/4).Pembantaian Nanjing terjadi ketika pasukan Jepang merebut kota tersebut pada 13 Desember 1937. Selama enam pekan, mereka menewaskan sekitar 300.000 warga sipil dan tentara tak bersenjata China dalam peristiwa yang dianggap sebagai salah satu episode paling kejam dalam Perang Dunia II.Selama Pembantaian tersebut, tentara Jepang menyiram lengan kanan Liu yang berusia enam tahun dengan air mendidih. "Kami bersembunyi di sebuah tempat penampungan di Jalan Shanghai. Suara pesawat yang membombardir di atas sangat memekakkan telinga. Orang dewasa maupun anak-anak terlalu takut untuk keluar. Kejadian itu sangat, sangat tragis," kenangnya."Kita tidak boleh melupakan penderitaan yang pernah kita alami di masa lalu. Kita harus mengingatnya dengan kuat," ujar Liu, yang dihantui oleh tragedi tersebut sepanjang hidupnya.Pemerintah China menyimpan kesaksian para penyintas, yang direkam dalam bentuk transkrip tertulis maupun video. Berbagai dokumen tentang pembantaian tersebut juga telah didaftarkan oleh UNESCO dalam Daftar Warisan Ingatan Dunia (Memory of the World Register) pada 2015.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Obituari: Elizabeth meninggal di usia 96 tahun setelah 7 dekade di atas takhta Inggris
Indonesia
•
09 Sep 2022

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 21.000
Indonesia
•
28 Dec 2023

Kisah – Penjaga Ngarai Angsai saksikan perbaikan ekologis di China barat laut
Indonesia
•
26 Feb 2023

5 fakta tentang kolagen: Protein di balik kesehatan kulit, persendian, usus
Indonesia
•
03 May 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
