
Raksasa produk susu Selandia Baru berencana perluas bisnisnya di China

Sejumlah konsumen memilih produk susu di sebuah pasar swalayan di Xinle, Provinsi Hebei, China utara, pada 12 Januari 2024. (Xinhua/Jia Minjie)
Raksasa produk susu Selandia Baru Fonterra berencana memperluas bisnis penyajian makanan ke lebih banyak kota tingkat kedua dan ketiga di China dengan meningkatkan kualitas berbagai produknya melalui investasi di bidang inovasi, pengembangan menu yang berkesinambungan, dan penguatan penawarannya dalam hal masakan China.
Wellington, Selandia Baru (Xinhua) – Raksasa produk susu Selandia Baru Fonterra berencana memperluas bisnis penyajian makanan ke lebih banyak kota tingkat kedua dan ketiga di China dengan meningkatkan kualitas berbagai produknya melalui investasi di bidang inovasi, pengembangan menu yang berkesinambungan, dan penguatan penawarannya dalam hal masakan China."Fonterra telah meraih banyak kesuksesan di China. China merupakan salah satu pasar strategis terpenting bagi Fonterra," ujar Teh-han Chow, kepala eksekutif Fonterra untuk wilayah China Raya, kepada Xinhua.Dimiliki oleh para petani Selandia Baru, Fonterra memperoleh banyak manfaat dari hubungan bilateral yang sehat antara Selandia Baru dan China, kata Chow, seraya menambahkan bahwa selama bertahun-tahun, Fonterra mencatat pertumbuhan bisnis yang luar biasa melalui kemitraan dan kolaborasi dengan para konsumen lokal di bidang nutrisi, inovasi, dan keberlanjutan.Terdapat keselarasan yang kuat antara prioritas Fonterra dan prioritas pemerintah China, seperti target nutrisi untuk konsumsi produk susu dan target pengurangan emisi China, katanya."Pasar China menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat pasca-COVID. Selama bertahun-tahun, konsumsi produk susu tumbuh secara signifikan di China dan diperkirakan akan terus berlanjut," kata Chow, seraya menambahkan bahwa Fonterra memadukan produk susu berkualitas tinggi dari Selandia Baru dengan preferensi konsumen China untuk mengembangkan produk baru dan inovatif.Fonterra membuka Pusat Aplikasi Fonterra (Fonterra Application Center) kelimanya di Shenzhen pada 2023 dan baru-baru ini memutakhirkan pusat aplikasinya di Shanghai dan Beijing.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Sepeda listrik jadi opsi baru bagi sejumlah ojol di Indonesia
Indonesia
•
23 May 2025

Ketahanan pangan global terancam makin dalam di tengah ketegangan Timur Tengah
Indonesia
•
07 Apr 2026

Potensi aksi pemogokan di pelabuhan AS dapat lumpuhkan rantai pasokan global
Indonesia
•
29 Sep 2024

Jambi punya dua indikasi geografis kopi
Indonesia
•
05 Oct 2019


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
