
Shenzhen China bukukan pertumbuhan dalam nilai tambah di sektor keuangan

Foto yang diabadikan pada 24 Agustus 2020 ini menunjukkan Bursa Efek Shenzhen di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Mao Siqian)
Pusat keuangan China, Shenzhen, pada 2022 mencatatkan pertumbuhan nilai tambah industri keuangannya hingga mencapai hampir 513,8 miliar yuan, demikian seperti ditunjukkan data.
Shenzhen, China (Xinhua) – Pusat keuangan utama China, Shenzhen, pada 2022 mencatatkan pertumbuhan nilai tambah industri keuangannya hingga mencapai hampir 513,8 miliar yuan, demikian seperti ditunjukkan data.Meski dengan dampak COVID-19 dan faktor-faktor merugikan lainnya, sektor keuangan Shenzhen menunjukkan ketahanan yang luar biasa dan nilai tambahnya mengalami peningkatan tahunan rata-rata 8,3 persen dalam tiga tahun terakhir, menurut data yang dirilis oleh biro regulasi keuangan Shenzhen.Pada 2022, total aset sektor perbankan Shenzhen mencapai 12,2 triliun yuan, sebuah peningkatan tahunan sebesar 8,5 persen.Pada 2022, sebanyak 42 perusahaan baru terdaftar di Shenzhen, menempati peringkat kedua terbanyak di China. Pada 2022, total perusahaan yang terdaftar di kota itu telah mencapai 535.*1 yuan = 2.220 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Jokowi akan bawa pesan dari Ukraina untuk Putin
Indonesia
•
30 Jun 2022

Perdagangan ilegal merkuri global mencapai 3 triliun rupiah lebih
Indonesia
•
24 Nov 2021

Kebijakan biodiesel 2025 Indonesia hemat Rp130,21 triliun, impor solar turun signifikan
Indonesia
•
08 Jan 2026

COVID-19 – 10 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac tiba di Indonesia
Indonesia
•
20 Jun 2021


Berita Terbaru

‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kemnaker ajak serikat pekerja kawal implementasi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
•
26 Oct 2026

Menaker paparkan penguatan regulasi pelindungan pekerja di Forum Asia Pasifik
Indonesia
•
26 Oct 2026

Kemnaker buka pelatihan vokasi bagi 50 ribu pekerja terdampak PHK
Indonesia
•
22 Oct 2026
