
Artileri Israel hantam markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Unit Indonesia di Lebanon selatan, 1 prajurit TNI gugur

Personel dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) mengikuti upacara peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB yang digelar di Naqoura, Lebanon, pada 29 Mei 2025. (Xinhua/Ali Hashisho)
Prajurit TNI yang bertugas dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) gugur dalam serangan Israel di Lebanon.
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Tembakan artileri Israel menargetkan markas unit Indonesia yang bertugas dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL), di Desa Adshit al-Qusayr, Lebanon selatan, pada Ahad (29/3). Demikian menurut kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NNA), dan laporan media setempat.
Serangan ini terjadi di tengah berlanjutnya aksi baku tembak di perbatasan Lebanon-Israel serta meningkatnya ketegangan di Lebanon selatan.
Serangan tersebut telah menewaskan seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan melukai tiga personel TNI lainnya.
“Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasrullah melalui keterangan tertulis, Senin.
Praka Farizal disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ). Kedutaan Besar RI di Beirut membantu proses penyelesaian administrasi guna memulangkan jenazah ke Tanah Air.
Sementara itu, dua prajurit TNI yang mengalami luka ringan tengah dirawat di Hospital Level I UNIFIL. Satu prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban meninggal gempa Cianjur menjadi 321, dan 11 masih hilang
Indonesia
•
27 Nov 2022

Civitas Akademika UMJ keluarkan Maklumat ‘Menggugat’ presiden
Indonesia
•
06 Feb 2024

Tambang bawah tanah bakal jadi tren pertambangan masa depan
Indonesia
•
25 Dec 2023

Advokat: Hentikan “kongkalingkong” Baleg DPR RI
Indonesia
•
22 Aug 2024


Berita Terbaru

‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kemnaker ajak serikat pekerja kawal implementasi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
•
26 Oct 2026

Menaker paparkan penguatan regulasi pelindungan pekerja di Forum Asia Pasifik
Indonesia
•
26 Oct 2026

Kemnaker buka pelatihan vokasi bagi 50 ribu pekerja terdampak PHK
Indonesia
•
22 Oct 2026
