
Transaksi perdagangan penyerapan karbon pertama di China dilakukan di Hainan

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 26 Januari 2023 ini memperlihatkan pemandangan Taman Nasional Hutan Hujan Tropis Hainan di Kota Wuzhishan, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Proyek perdagangan penyerapan karbon pertama di China, yang berlokasi di sebuah taman nasional hutan hujan tropis, telah dilakukan di provinsi pulau Hainan yang beriklim tropis. Proyek ini menandai langkah baru lainnya dalam upaya China untuk mencapai target karbon ganda yang telah ditetapkannya.
Haikou, China (Xinhua) – Proyek perdagangan penyerapan karbon pertama di China, yang berlokasi di sebuah taman nasional hutan hujan tropis, telah dilakukan di provinsi pulau Hainan yang beriklim tropis. Proyek ini menandai langkah baru lainnya dalam upaya China untuk mencapai target karbon ganda yang telah ditetapkannya.Tiga perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kantor Manajemen Taman Nasional Hutan Hujan Tropis Hainan di Gunung Diaoluo pada Rabu (10/7) untuk membeli total senilai 350.000 yuan atau sekitar 49.000 dolar AS untuk penyerapan karbon hutan hujan tropis, menurut departemen kehutanan provinsi tersebut.Penyerapan karbon yang diperdagangkan itu berasal dari area Gunung Diaoluo di taman nasional tersebut dengan membabat Merremia boisiana, tanaman merambat invasif yang berbahaya bagi pepohonan, di area hutan seluas 667 hektare.Pembabatan tanaman merambat akan membantu mempercepat pertumbuhan pohon, yang diperkirakan akan mengurangi 109.000 ton emisi karbon dioksida selama 20 tahun ke depan, dengan nilai perdagangan penyerapan karbon melampaui 10 juta yuan.Ketiga perusahaan tersebut masing-masing membeli penyerapan karbon senilai 150.000 yuan, 100.000 yuan, dan 100.000 yuan untuk mengimbangi emisi karbon yang mereka keluarkan dan berkontribusi pada upaya China mencapai netralitas karbon.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 26 April 2024 ini menunjukkan para wisatawan menikmati pemandangan musim semi di sebuah taman hutan nasional di Kota Yongzhou, Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua/Zhou Xiuyuchun)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penyelidikan antisubsidi China terhadap produk susu impor UE akan ikuti aturan WTO
Indonesia
•
23 Aug 2024

Penjualan retail China tembus 99.391 triliun rupiah pada 2021
Indonesia
•
18 Jan 2022

Badan Geologi identifikasi sebaran 47 komoditas mineral kritis
Indonesia
•
20 Jan 2024

Tesla akan PHK 10 persen lebih karyawannya secara global
Indonesia
•
18 Apr 2024


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
