
Brasil akan gabung OPEC+ pada 2024

Seorang anggota garda kehormatan mengibarkan bendera nasional Brasil dalam acara peringatan 198 tahun Hari Kemerdekaan Brasil di Brasilia, Brasil, pada 7 September 2020. (Xinhua/Lucio Tavora)
Produksi minyak mentah Brasil saat ini sekitar 3,2 juta barel per hari dan diperkirakan akan mencatat pertumbuhan produksi minyak mentah jangka menengah yang solid.
Wina, Austria (Xinhua) – Pada Januari 2024, Brasil akan bergabung dengan Piagam Kerja Sama OPEC+, kelompok produsen minyak yang mencakup Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) dan para sekutunya, kata OPEC pada Kamis (30/11).Dalam pernyataannya, OPEC menyampaikan bahwa Menteri Pertambangan dan Energi Brasil Alexandre Silveira de Oliveira menghadiri pertemuan tingkat menteri OPEC+ ke-36, yang digelar secara virtual sebelumnya pada Kamis.Brasil merupakan produsen minyak terbesar di Amerika Selatan dan masuk dalam 10 produsen minyak mentah terbesar di dunia.
Foto yang diabadikan pada 5 Oktober 2022 ini menunjukkan kantor pusat Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) di Wina, Austria. (Xinhua/Wang Zhou)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pembangunan kilang minyak Tuban pada tahap “general engineering design”
Indonesia
•
02 Sep 2020

Proyek soda abu Hou dari China masuki tahap konstruksi di Indonesia
Indonesia
•
16 Jun 2025

IMF perkirakan modal keluar dari Indonesia tak signifikan selama ‘tapering’ Fed
Indonesia
•
27 Jan 2022

Proses soda hou China diterapkan di Indonesia untuk kali pertama, beri manfaat bagi masyarakat setempat
Indonesia
•
18 Feb 2025


Berita Terbaru

Analisis – Lonjakan harga minyak global dan gejolak pasar, dampak ekonomi serangan AS-Israel ke Iran
Indonesia
•
10 Mar 2026

Harga minyak mentah melonjak, pengguna kendaraan di Selandia Baru lakukan ‘panic buying’
Indonesia
•
09 Mar 2026

Feature – Pembangunan China di mata mahasiswa Indonesia
Indonesia
•
08 Mar 2026

Kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah bebani rumah tangga dan perekonomian Belanda
Indonesia
•
07 Mar 2026
