
Masjidil Haram siap terima jamaah selama 10 hari terakhir Ramadhan

Umat Islam dari seluruh dunia menunaikan ibadah di Masjidil Haram, Makkah. (Presidensi Umum Haramain)
Presidensi Umum Haramain mengumumkan kesiapan panitia Perluasan Ketiga Masjidil Haram untuk menerima jamaah selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Jakarta (Indonesia Window) – Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi (Presidensi Umum Haramain), yang diwakili oleh Badan Perluasan Saudi Ketiga pada Ahad (9/4) mengumumkan kesiapan panitia Perluasan Ketiga Masjidil Haram untuk menerima jamaah selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.Persiapan tersebut meliputi penerapan sistem lapangan, perekayasaan dan pelayanan teknis, serta pelaksanaan pekerjaan sesuai rencana operasional dan kapasitas sumber daya manusia yang mencakup insinyur, teknisi, pengamat, dan tenaga kerja. Mereka bekerja sepanjang waktu untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan para pengunjung Masjidil Haram.
Kepala Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Abudurrahman Assudais. (Presidensi Umum Haramain)
Para petugas bekerja sepanjang waktu untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan para pengunjung Masjidil Haram. (Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kedutaan Besar Iran di Arab Saudi kembali dibuka setelah 7 tahun ditutup
Indonesia
•
07 Jun 2023

Jumlah korban jiwa akibat serangan udara AS semalaman di Yaman bertambah jadi 31 orang
Indonesia
•
17 Mar 2025

Rusia tegaskan tak akan gunakan senjata biologis
Indonesia
•
17 Dec 2022

China kini telah jalin hubungan diplomatik dengan 181 negara
Indonesia
•
20 Oct 2022


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
