
Presiden Mesir puji Inisiatif Hijau Timur Tengah sebagai aksi iklim regional

Para perwakilan menghadiri KTT Inisiatif Hijau Timur Tengah (Middle East Green Initiative/MGI) yang digelar di sela-sela Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim ke-27 (COP27) yang sedang berlangsung di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada 7 November, 2022. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Inisiatif Hijau Timur Tengah bertujuan untuk menyediakan tindakan iklim yang sangat dibutuhkan di dunia Arab dan di kawasan Timur Tengah, dua wilayah yang rentan terdampak perubahan iklim, dengan lahan pertanian mengalami penurunan kesuburan, serta gelombang panas dan kekeringan terus meningkat.
Sharm El-Sheikh, Mesir (Xinhua) – Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi pada Senin (7/11) mengatakan bahwa Inisiatif Hijau Timur Tengah (Middle East Green Initiative/MGI) merupakan sebuah kesempatan sempurna untuk memupuk kerja sama yang lebih erat di antara negara-negara anggota.Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Sisi dalam KTT MGI kedua yang digelar di Sharm El-Sheikh, kota pesisir di Mesir, di sela-sela Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim ke-27 (COP27) yang sedang berlangsung.Kerja sama itu "bertujuan untuk memobilisasi lebih banyak investasi dan menyediakan mekanisme baru bagi pembiayaan inovatif guna mendukung proyek-proyek negara kita dalam mengatasi perubahan iklim, berkoordinasi dengan sejumlah lembaga keuangan Arab dan regional yang memegang peran penting dalam hal ini," kata Sisi.Inisiatif tersebut juga menjadi "kerangka kerja yang tepat untuk meningkatkan kerja sama teknis dan menghubungkan pusat-pusat penelitian" di negara-negara regional mengenai teknologi untuk memerangi perubahan iklim, imbuhnya.
Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi (kedua dari kiri) menghadiri KTT Inisiatif Hijau Timur Tengah (Middle East Green Initiative/MGI) yang digelar di sela-sela Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim ke-27 (COP27) yang sedang berlangsung di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada 7 November 2022. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Orang-orang berdiri di depan sebuah papan yang menunjukkan Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim ke-27 (COP27) di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada 7 November 2022. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dua kota di China terpilih bergabung dengan Jaringan Kota Kreatif UNESCO
Indonesia
•
02 Nov 2023

Sekjen PBB prihatin atas insiden penembakan massal di California, AS
Indonesia
•
24 Jan 2023

Budaya membaca pudar di Afghanistan di tengah kesulitan ekonomi
Indonesia
•
24 Apr 2025

Singapura denda dan penjarakan pengendara yang melintas di jalur khusus pejalan kaki
Indonesia
•
07 Jul 2025


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
