
Israel halangi misi bantuan yang dipimpin PBB ke daerah terkepung di Gaza Utara

Orang-orang terlihat di antara puing-puing rumah yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi al-Nuseirat, Jalur Gaza tengah, pada 16 Desember 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Israel menghalangi dua misi kemanusiaan tambahan yang direncanakan akan membawa makanan dan air ke Gaza Utara antara 1 hingga 16 Desember.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Israel pada Selasa (17/12) menolak tiga misi bantuan yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke sejumlah daerah yang terkepung di Gaza Utara. Penolakan ini menambah jumlah misi yang diblokir oleh Israel sebelumnya, yang sudah mencapai 38 misi pada bulan ini, demikian dikatakan para pegiat kemanusiaan PBB.Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa Israel menghalangi dua misi tambahan yang direncanakan akan membawa makanan dan air ke kegubernuran tersebut antara 1 hingga 16 Desember."Misi bantuan yang dipimpin PBB ke Kegubernuran Gaza Utara terus mendapat penolakan yang luar biasa, terutama mereka yang ingin menjangkau daerah-daerah yang terkepung di Beit Lahiya, Beit Hanoun, dan beberapa bagian dari Jabalya," ujar OCHA.OCHA mengatakan bahwa warga sipil yang masih bertahan selama pengepungan harus dilindungi, dan kebutuhan esensial mereka harus dipenuhi. Otoritas Israel harus memfasilitasi upaya PBB dan mitra kemanusiaan, yang telah berusaha mengirimkan makanan, air, bantuan kesehatan, dan berbagai bantuan penting lainnya.
Orang-orang menghadiri pemakaman jurnalis Ahmed Al-Louh di sebuah rumah sakit di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 16 Desember 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Mengunjungi pameran dinosaurus skala besar di California Selatan
Indonesia
•
20 Dec 2022

Enam bulan pascagempa dahsyat, ribuan warga Turkiye masih tinggal di pengungsian
Indonesia
•
02 Aug 2023

Apresiasi awak kapal asing, Departemen Imigrasi Taiwan berikan layanan kesehatan gratis
Indonesia
•
01 Dec 2024

Mungkinkah Rohingya kembali ke kampung halaman mereka?
Indonesia
•
10 Sep 2019


Berita Terbaru

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026

Afghanistan berisiko kehilangan 25.000 guru dan nakes perempuan per 2030
Indonesia
•
29 Apr 2026

15.000 batang lemang dibakar serentak di Aceh Barat Daya, pecahkan rekor MURI
Indonesia
•
26 Apr 2026
