Potensi energi surya di Tanah Air capai 3.294 GWp

Potensi energi surya di Tanah Air capai 3.294 GWp
Solar panel terpasang di atap rumah tradisional honai di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. (Indonesia Window)

Jakarta (Indonesia Window) – Total potensi energi surya di seluruh wilayah Indonesia mencapai 3.294,36 gigawatt peak (GWp), menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kami melihat potensi energi surya hampir merata di seluruh Indonesia dengan total potensi 3.294 GWp,” kata Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan pada Kementerian ESDM Chrisnawan Anditya dalam acara Indonesia EBTKE (Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi) ConEx di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, jika pembangkit listrik tenaga surya juga dikembangkan di kawasan perumahan, savana, lapangan terbuka dengan mengecualikan area hutan lindung, maka potensi energi surya akan lebih besar dari perhitungan saat ini.

Potensi besar itu, imbuh Chrisnawan, didukung oleh radiasi matahari yang mencapai lebih dari 3,75 kWh per meter persegi per hari, sehingga mampu membuat panel-panel surya bekerja maksimal dalam menghasilkan listrik.

Indonesia memiliki tiga provinsi dengan potensi energi surya terbesar, yaitu Nusa Tenggara Timur, Riau, dan Sumatera Selatan.

Kementerian ESDM memperkirakan potensi energi surya di NTT mencapai 369,5 GWp, Riau 290,41 GWp, dan Sumatera Selatan 285,18 GWp.

Chrisnawan mengatakan bahwa Indonesia berencana membangun pembangkit listrik tenaga matahari di Riau untuk diekspor ke Singapura.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here