Cadangan devisa Desember 2025 meningkat

Posisi cadangan devisa Indonesia

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Jakarta (Indonesia Window) – Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2025 sebesar 156,5 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan posisi pada akhir November 2025 sebesar 150,1 miliar dolar AS, ungkap Bank Indonesia (BI) dalam situs jejaringnya pada Kamis.

1 dolar AS = 16.830,75 rupiah

Posisi cadangan devisa tersebut naik terutama bersumber dari penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah.

Posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, BI meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing yang diprakirakan terus berlanjut sejalan persepsi positif investor pada prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

Bank sentral Indonesia tersebut terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.​

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait