
Indonesia dan Kamboja perangi penipuan daring global, ribuan pelaku telah ditindak

Phnom Penh, Kamboja (Xinhua/Indonesia Window) – Kamboja dan Indonesia telah berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam memberantas penipuan daring, seraya menyebut penipuan berbasis teknologi sebagai isu global yang kompleks dan membutuhkan kolaborasi internasional, ungkap siaran pers yang dirilis oleh Komisi Pemberantasan Penipuan Daring (Commission for Combating Online Scams/CCOS) Kamboja pada Rabu (29/7).
Komitmen tersebut disepakati dalam sebuah pertemuan di Phnom Penh pada Selasa (28/7) sore waktu setempat antara Menteri Senior Kamboja Chhay Sinarith, yang juga menjabat sebagai kepala Sekretariat CCOS, dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia (RI) Arif Havas Oegroseno yang sedang berkunjung.
Sinarith menekankan komitmen kuat Kamboja untuk memberantas penipuan daring, seraya mengungkapkan bahwa untuk berbagi pengalaman dan membahas langkah-langkah penanganan lebih lanjut, Kamboja akan menyelenggarakan Konferensi Internasional tentang Pemberantasan Penipuan Daring (International Conference on Combating Online Scams) di Phnom Penh pada 23 hingga 24 September mendatang.
Sementara itu, Arif Havas Oegroseno memuji penindakan keras yang dilakukan Kamboja, seraya menuturkan bahwa penipuan daring membentuk ekosistem penipuan global yang memerlukan tindakan bersama untuk membongkarnya.
Wamenlu RI tersebut menambahkan bahwa Indonesia siap mendukung Kamboja dengan memperkuat kapasitas aparat penegak hukum dan meningkatkan kerja sama lintas batas.
Kamboja telah meluncurkan penindakan keras secara nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap jaringan penipuan siber guna memastikan keselamatan masyarakat dan memulihkan citra internasionalnya.
Menurut pernyataan pemerintah yang dirilis pada Jumat (24/7) lalu, otoritas Kamboja telah menutup 737 pusat penipuan daring di seluruh negeri, termasuk 72 kasino, pada periode Juni 2025 sampai Juni 2026. Hingga Juni tahun ini, sebanyak 21.102 warga negara asing dari 38 kewarganegaraan telah dideportasi terkait dengan operasi-operasi ilegal tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden terima Sekjen Liga Muslim Dunia: Teguhkan peran Indonesia dalam perdamaian global, layanan haji
Indonesia
•
05 Dec 2025

Korban meninggal banjir Sumatera naik jadi 1106, 175 hilang hingga 22 Desember petang
Indonesia
•
22 Dec 2025

Program Makan Bergizi Gratis resmi diluncurkan di Indonesia
Indonesia
•
09 Jan 2025

COVID-19 – Vaksin Merah Putih masuk tahap akhir uji klinik
Indonesia
•
27 Jun 2022


Berita Terbaru

Menaker: Dialog sosial jadi kunci penyelesaian isu ketenagakerjaan
Indonesia
•
29 Jul 2026

Indonesia–Korea Business Forum perkuat investasi energi hijau, teknologi strategis
Indonesia
•
29 Jul 2026

Bahaya! Batas aman planet global sudah terlampaui
Indonesia
•
29 Jul 2026

Di Buntet, akademisi, ulama akan bahas fikih keluarga kontemporer hingga ancaman nonmiliter
Indonesia
•
28 Jul 2026
