Populasi Taiwan turun 90.000 dari tahun lalu

Populasi Taiwan turun 90.000 dari tahun lalu
Suasana Stasiun Utama Taipei di Taiwan pada Februari 2020. (Indonesia Window)

Jakarta (Indonesia Window) – Taiwan terus mengalami penurunan populasi tahun ini, sebanyak 96.314 jiwa tahun ke tahun pada akhir Juni, menurut statistik terbaru yang dikumpulkan oleh Kementerian Dalam Negeri yang dirilis awal pekan ini.

Pada akhir Juni 2021, total populasi mencapai 23,487 juta, turun 0,41 persen dari Juni 2020, kata kementerian, menurut Kantor Berita CNA.

Angka tersebut menunjukkan populasi di Taiwan menyusut dengan kecepatan 263,9 orang per hari, sebut kementerian.

Di antara semua wilayah administrasi, Taipei mencatat penurunan populasi terbesar, minus 2,06 persen, diikuti oleh Kabupaten Nantou minus 0,892 persen dan Kabupaten Chiayi minus 0,889 persen, menurut data.

Populasi Taiwan mengalami pertumbuhan negatif untuk pertama kalinya pada tahun 2020, dengan 165.249 kelahiran dan 173.156 kematian, menurut data Kementerian Dalam Negeri sebelumnya.

Dalam enam bulan pertama tahun 2021, Taiwan melaporkan 74.609 kelahiran, turun 6,5 persen dari 79.760 yang tercatat selama periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, 93.649 kematian dilaporkan antara Januari dan Juni 2021, atau naik 5,8 persen dari 88.555 selama periode yang sama tahun 2020, menurut data kementerian.

Sebelumnya, Pemerintah Taiwan akan meluncurkan kebijakan baru yang bertujuan untuk meningkatkan angka kelahiran, diantaranya dengan menambah jumlah pemeriksaan kehamilan yang ditanggung oleh asuransi kesehatan nasional (NHI) dan merevisi peraturan cuti bagi orangtua.

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Juli 2021.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here