
Teluk Liaodong di China catat peningkatan jumlah anjing laut yang bermigrasi

Kawanan anjing laut tutul beristirahat di dataran lumpur Teluk Liaodong di Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 9 April 2024. (Xinhua/Pan Yulong)
Populasi anjing laut tutul di Teluk Liaodong, Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut, telah menunjukkan tren peningkatan yang stabil dari tahun ke tahun.
Panjin, China (Xinhua) – Seiring dengan meningkatnya suhu, anjing laut tutul yang mendiami Teluk Liaodong di Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut, memasuki masa aktifnya.Teluk Liaodong, yang terletak di ujung paling utara daerah yang tertutup es di perairan China, merupakan area perkembangbiakan paling selatan di antara delapan zona pengembangbiakan anjing laut di seluruh dunia.Ditetapkan sebagai spesies satwa liar yang mendapat perlindungan tingkat pertama nasional, anjing laut tutul merupakan satu-satunya mamalia laut berparuh yang berkembang biak di perairan China.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan <em>drone</em> pada 9 April 2024 ini memperlihatkan kawanan anjing laut tutul yang sedang beristirahat di dataran lumpur di Teluk Liaodong di Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut. (Xinhua/Pan Yulong)
Kawanan anjing laut tutul beristirahat di dataran lumpur Teluk Liaodong di Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 9 April 2024. (Xinhua/Pan Yulong)
Seekor anjing laut tutul terlihat di perairan Sandaogou di Teluk Liaodong, Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 9 April 2024. (Xinhua/Pan Yulong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan China kembangkan superkonduktor nikelat suhu tinggi pada tekanan ruang
Indonesia
•
19 Feb 2025

Studi fosil temukan bukti burung purba pemakan buah
Indonesia
•
24 Aug 2022

Layanan pengiriman ‘drone’ China rambah pasar luar negeri
Indonesia
•
24 Dec 2024

Roket komersial China CERES-1 Y9 kirim satelit baru ke orbit senja
Indonesia
•
05 Dec 2023


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
