
PM baru Malaysia akan prioritaskan biaya hidup dan stabilitas

Perdana menteri (PM) Malaysia yang baru terpilih, Anwar Ibrahim, berbicara dalam konferensi pers di kantor perdana menteri Malaysia di Putrajaya, Malaysia, pada 25 November 2022. (Xinhua/Kantor Perdana Menteri Malaysia)
Penanganan biaya hidup untuk meringankan beban masyarakat menjadi prioritas pemerintahan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, yang mengambil sumpah jabatan pada Kamis (24/11).
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Jumat (25/11) menyampaikan bahwa pemerintahannya akan memprioritaskan penanganan biaya hidup untuk meringankan beban masyarakat.Dalam konferensi pers pertamanya usai terpilih, Anwar mengatakan dirinya telah meminta instansi pemerintah terkait untuk melakukan pembahasan terperinci dan mengambil tindakan segera guna meringankan beban kenaikan harga pada masyarakat."Saya meminta pembahasan yang lebih terperinci dan tindakan segera untuk mengurangi dampak biaya hidup. Saya meminta sejumlah instansi terkait untuk menggelar pertemuan secepatnya pada akhir pekan ini atau Senin (28/11) mendatang," urai sang PM.Terkait stabilitas pemerintahan, Anwar berkata bahwa kelompok partai dari Negara Bagian Sabah di Borneo utara telah resmi bergabung dengan pemerintahan persatuannya. Hal ini mendongkrak total anggota parlemen dalam pemerintahannya menjadi dua pertiga.Anwar juga memaparkan akan mengurangi ukuran kabinet pemerintahannya demi meningkatkan efisiensi. Sebagai simbol solidaritas dengan masyarakat, Anwar meminta para anggota kabinet menerima gaji yang lebih rendah."Hal ini masih dalam pembahasan dan saya harap dapat diselesaikan sesegera mungkin," kata Anwar, seraya menambahkan bahwa dia juga akan berdiskusi dengan berbagai komponen dalam koalisinya untuk menentukan calon-calon menteri yang akan ditunjuk.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan bekerja sama dengan dunia untuk mencapai masa depan nol-bersih
Indonesia
•
21 Oct 2021

Taiwan kecam ‘Pedoman tentang Hukuman kepada Separatis Kemerdekaan Taiwan’ yang diterbitkan China
Indonesia
•
30 Jul 2024

China peringatkan Filipina untuk tidak "bermain api" terkait masalah Taiwan
Indonesia
•
17 Jan 2024

Presiden Iran bersumpah akan beri respons "kuat" terhadap serangan Israel
Indonesia
•
16 Jun 2025


Berita Terbaru

Trump tak tahu kapan harus akhiri perang dengan Iran
Indonesia
•
24 Apr 2026

Pembersihan ranjau di Selat Hormuz bisa berlangsung hingga 6 bulan
Indonesia
•
24 Apr 2026

AS desak warganya tinggalkan Iran setelah wilayah udaranya kembali dibuka
Indonesia
•
24 Apr 2026

Serangan udara Israel di Lebanon tewaskan seorang jurnalis
Indonesia
•
24 Apr 2026
