
Teknologi ubah model pelatihan kardiologi intervensi di China

Foto yang diabadikan pada 8 September 2021 ini memperlihatkan sebuah ambulans dengan peralatan teknologi 5G dalam pameran Revolusi Industri Baru (New Industrial Revolution) BRICS yang digelar di Xiamen, Provinsi Fujian, China timur. (Xinhua/Lin Shanchuan)
Platform pelatihan kardiologi intervensional yang diluncurkan sebuah rumah sakit di Xiamen, Provinsi Fujian, China timur, didukung oleh berbagai teknologi seperti realitas virtual (virtual reality/VR), 5G, dan komputasi awan, sehingga memungkinkan live streaming untuk prosedur kardiovaskular intervensional, sesi pelatihan keterampilan, dan konsultasi dari jarak jauh.
Xiamen, China (Xinhua) – Didukung oleh berbagai teknologi seperti realitas virtual (virtual reality/VR), 5G, dan komputasi awan, platform pelatihan kardiologi intervensional diluncurkan pada Rabu (14/12) di sebuah rumah sakit di Xiamen, Provinsi Fujian, China timur.Platform itu dikembangkan bersama oleh Rumah Sakit Kardiovaskular Xiamen, yang berafiliasi dengan sejumlah institusi meliputi Universitas Xiamen, China Telecom dan Abbott. Hal ini memungkinkan live streaming untuk prosedur kardiovaskular intervensional, sesi pelatihan keterampilan, dan konsultasi dari jarak jauh, ujar Wang Yan, kepala rumah sakit tersebut.Para dokter dan ahli medis dapat mengamati operasi dari semua sudut melalui telepon seluler atau komputer tablet, atau memakai kacamata VR yang memungkinkan mereka untuk ‘ikut berpartisipasi’ dari mana saja melalui platform itu.Penyakit kardiovaskular masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di China. Dengan perkembangan medis secara keseluruhan, banyak rumah sakit akar rumput mampu melakukan operasi intervensi kardiovaskular rutin, yang telah sangat mendongkrak tingkat keberhasilan pengobatan untuk keadaan darurat kardiovaskular seperti infark miokard akut.Namun demikian, sebagian besar rumah sakit di tingkat akar rumput masih menghadapi tantangan dalam melakukan operasi intervensional untuk kasus kardiovaskular yang sulit dan kompleks karena kurangnya talenta dan peralatan medis, ujar Wang.Sebagai rumah sakit pertama di Fujian yang sepenuhnya tercakup oleh jaringan 5G, Rumah Sakit Kardiovaskular Xiamen telah menjajaki integrasi berbagai teknologi emerging dengan sejumlah skenario perawatan kesehatan selama beberapa tahun."Kami berharap platform ini dapat membagikan pengalaman rumah sakit ini dalam melakukan operasi intervensional dengan bantuan teknologi informasi, sehingga dapat membantu melatih lebih banyak ahli jantung intervensional dan meningkatkan pertukaran akademik internasional," imbuh Wang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sawah berusia lebih dari 5.300 tahun ditemukan di Zhejiang, China timur
Indonesia
•
10 Dec 2023

Chang'e-6 masuki orbit Bulan usai lakukan pengereman di dekat Bulan
Indonesia
•
08 May 2024

China kembangkan sistem pemantauan cerdas ‘sky-ground’ untuk hama dan penyakit tanaman
Indonesia
•
22 Oct 2024

China tambahkan 29 jurusan baru dalam katalog pendidikan tinggi
Indonesia
•
24 Apr 2025


Berita Terbaru

Peneliti Spanyol gunakan ‘drone’ dan AI untuk identifikasi gandum yang tahan terhadap perubahan iklim
Indonesia
•
01 May 2026

Sinar matahari bisa ubah limbah plastik jadi bahan bakar bersih
Indonesia
•
30 Apr 2026

Peneliti buat peta pertama untuk reseptor penciuman di hidung
Indonesia
•
30 Apr 2026

Ada mikroplastik di dalam otak manusia, peneliti ungkap pola distribusinya
Indonesia
•
30 Apr 2026
