
Petani Eropa berjuang hadapi musim panas terpanas dan terkering dalam sejarah

Ladang jagung yang kering terlihat saat kekeringan parah melanda Prancis di Puiseux-Pontoise, sekitar 30 kilometer sebelah barat laut Paris, Prancis, pada 18 Agustus 2022. (Xinhua/Gao Jing)
Pertumbuhan tanaman dilaporkan terhambat di Hongaria, sementara kepala kelompok petani terkemuka di Jerman mengatakan bahwa sektor pertanian "tidak dapat mengatasi" masalah-masalah cuaca belakangan ini.
Jakarta (Indonesia Window) – Para petani Eropa semakin terpuruk di saat kekeringan terpanjang dan terpanas dalam beberapa generasi meluas ke sebagian besar wilayah benua itu.Sebelumnya pada bulan ini, Institut Ilmu Atmosfer dan Iklim Dewan Penelitian Nasional Italia mengatakan bahwa tahun ini akan menjadi tahun terpanas dan terkering di Italia sejak pencatatan dimulai pada tahun 1800 silam. Hal tersebut diperkirakan akan mengurangi total output pertanian negara itu sebanyak setidaknya sepertiga.Situasi serupa dapat ditemukan di sejumlah daerah lain di Eropa. Pertumbuhan tanaman dilaporkan terhambat di Hongaria, sementara kepala kelompok petani terkemuka di Jerman mengatakan bahwa sektor pertanian "tidak dapat mengatasi" masalah-masalah cuaca belakangan ini.Di Slovenia, seorang pejabat mengatakan kepada Xinhua bahwa lahan pertanian tanpa irigasi di negara tersebut akan menghasilkan nol output tahun ini.
Bunga matahari yang layu terlihat di Karst, Nova Gorica, Slovenia, pada 16 Agustus 2022. (Xinhua/Zeljko Stevanic)
Foto yang diabadikan pada 18 Agustus 2022 ini menunjukkan sebuah ladang bunga matahari di dekat Pakozd, Hongaria. (Xinhua/Attila Volgyi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan tetapkan level asam lemak glisidil dalam produk makanan pada 2024
Indonesia
•
05 Feb 2022

Masjid Merah Putih hadir di Ronting, NTT
Indonesia
•
09 Sep 2019

Perempuan dan disabilitas diharapkan lebih dilibatkan dalam pembangunan
Indonesia
•
09 Mar 2022

Majelis Umum PBB desak otoritas Afghanistan izinkan anak perempuan kembali bersekolah
Indonesia
•
01 Oct 2023


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
