Perusahaan tak laporkan kandungan tritium radioaktif tinggi dalam limbah nuklir Fukushima Jepang

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 12 November 2011 ini menunjukkan bagian luar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi di Prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua)
Air limbah nuklir olahan yang dideteksi oleh staf Tokyo Electric Power Company Holdings Inc. (TEPCO) sebenarnya mengandung tritium dengan konsentrasi sekitar 15 kali lipat dari jumlah standar pelepasan, menurut media lokal.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Tokyo Electric Power Company Holdings Inc. (TEPCO) telah membesar-besarkan keamanan air limbah nuklir olahan mereka dengan penggunaan dosimeter yang gagal mendeteksi zat radioaktif tertentu di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi Jepang, menurut laporan media setempat.Saat mendemonstrasikan keamanan air limbah nuklir yang telah diolah, perusahaan tersebut menggunakan dosimeter yang gagal mendeteksi tritium radioaktif, tetapi hanya merespons sesium konsentrasi tinggi yang dipancarkan oleh sinar gamma, papar surat kabar Tokyo Shimbun.Saat berkeliling di PLTN Fukushima Daiichi, staf TEPCO meletakkan dosimeter yang hanya mendeteksi sinar gamma di dekat botol yang berisi air limbah olahan, sebagai demonstrasi bahwa air limbah itu aman, menurut surat kabar tersebut.Meski demikian, air limbah itu nyatanya mengandung tritium dengan konsentrasi sekitar 15 kali lipat dari jumlah standar pelepasan, papar Tokyo Shimbun lebih lanjut.Sinar gamma, yang dapat mempengaruhi tubuh manusia karena paparan eksternal, dihasilkan oleh sesium radioaktif yang terkandung dalam air yang terkontaminasi radiasi.
Foto dokumentasi yang diabadikan pada 12 Oktober 2017 ini menunjukkan tangki raksasa yang menyimpan air limbah radioaktif yang terkontaminasi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi di Prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Jumlah lumba-lumba tanpa sirip Yangtze di China lampaui 1.200 ekor
Indonesia
•
01 Mar 2023

China berhasil kumpulkan 124.000 sumber daya plasma nutfah pertanian baru
Indonesia
•
05 Apr 2023

Ilmuwan China ungkap bagaimana kelelawar fasilitasi penularan virus
Indonesia
•
15 Mar 2022

COVID-19 – Karakteristik genetik virus corona tunjukkan asal aslinya
Indonesia
•
19 Dec 2020
Berita Terbaru

Kesendirian berlebihan bisa picu gangguan kecemasan
Indonesia
•
04 Feb 2026

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pankreas buatan bantu pengidap diabetes akhiri injeksi insulin harian
Indonesia
•
03 Feb 2026

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026
