
Jumlah lumba-lumba tanpa sirip Yangtze di China lampaui 1.200 ekor

Lumba-lumba tanpa sirip (finless porpoise) Yangtze F9C22 berenang bersama induknya di perairan di Institut Hidrobiologi Akademi Ilmu Pengetahuan China di Wuhan, Provinsi Hubei, China Tengah, pada 29 Juni 2022. (Xinhua/Xiao Yijiu)
Lumba-lumba tanpa sirip (finless porpoise) Yangtze mencapai 1.249 ekor, naik 23,42 persen dari lima tahun lalu, menyusul larangan penangkapan ikan selama 10 tahun di perairan-perairan utama Sungai Yangtze, China, yang diberlakukan pada 2021 dengan tujuan konservasi ekologis.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah investigasi ilmiah yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan China pada 2022 menunjukkan bahwa jumlah lumba-lumba tanpa sirip (finless porpoise) Yangtze mencapai 1.249 ekor, naik 23,42 persen dari lima tahun lalu, demikian menurut konferensi pers yang digelar pada Selasa (28/2).Ma Yi, seorang pejabat kementerian tersebut, mengaitkan peningkatan itu dengan larangan penangkapan ikan selama 10 tahun di perairan-perairan utama Sungai Yangtze, China, yang diberlakukan pada 2021 dengan tujuan konservasi ekologis.Spesies mamalia air ini, yang dikenal sebagai ‘panda raksasa air’, merupakan barometer lingkungan ekologis di cekungan Sungai Yangtze.Sumber daya hayati akuatik lainnya di perairan utama Sungai Yangtze juga mencatatkan pemulihan. Pada 2022, 193 varietas ikan terlihat di daerah tersebut, menandai peningkatan sebanyak 25 varietas sejak 2020.Keanekaragaman hayati akuatik di cekungan Sungai Yangtze masih relatif rendah, ujar Ma, seraya menekankan perlunya peningkatan upaya untuk mengimplementasikan larangan penangkapan ikan dan melakukan langkah-langkah perlindungan sistematis bagi spesies akuatik di daerah itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Teknologi ubah model pelatihan kardiologi intervensi di China
Indonesia
•
16 Dec 2022

Peneliti China kembangkan model ‘deep learning’ baru untuk prediksi masa pakai baterai
Indonesia
•
25 Aug 2024

Gula mulai gerogoti gigi dalam hitungan detik
Indonesia
•
03 Dec 2025

Menilik jamur raksasa liar yang ditemukan di Yunnan, China
Indonesia
•
20 Jul 2024


Berita Terbaru

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026

Rusia targetkan pembangunan PLTN di Bulan dalam 5-7 tahun
Indonesia
•
20 Mar 2026

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026
