
China sediakan lingkungan bisnis berorientasi pasar bagi perusahaan asing

Foto dari udara yang diabadikan pada 7 Desember 2022 ini menunjukkan sejumlah kendaraan di sebuah terminal di Pelabuhan Yantai di Provinsi Shandong, China timur. Perdagangan barang China mencatatkan ekspansi yang stabil dalam 11 bulan pertama tahun ini, seiring paket stimulus pemerintah membantu mengonsolidasikan fondasi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi lebih lanjut. (Xinhua/Tang Ke)
Pertumbuhan rata-rata ekonomi China pada 2020 dan 2021 mencapai 5,1 persen, menjadikan negara di Asia Timur ini salah satu ekonomi utama yang memiliki kinerja terbaik, dan destinasi investasi yang menjanjikan bagi bisnis-bisnis dari seluruh dunia.
Beijing, China (Xinhua) – China akan menyediakan lingkungan bisnis yang lebih berorientasi pasar, berbasis hukum, dan internasional bagi perusahaan-perusahaan asing, dan tetap menjadi destinasi investasi yang menjanjikan bagi bisnis-bisnis dari Jerman, Australia, dan seluruh dunia, kata Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Jumat (16/12).Wang menyatakan hal itu saat dimintai komentar soal survei yang dilakukan oleh Kamar Dagang Jerman di China dan Kamar Dagang China-Australia pada masing-masing bisnis warga Jerman dan Australia di China. Menurut laporan itu, sebagian besar perusahaan yang disurvei optimistis dengan peluang pasar dan keuntungan di China.Mengutip kedua survei tersebut, Wang menuturkan hasil kedua survei tersebut juga menunjukkan bahwa 77 persen perusahaan Jerman yang disurvei memperkirakan peningkatan pertumbuhan tahunan industri mereka dalam lima tahun mendatang, sementara 66 persen perusahaan Australia di China yang disurvei berencana kembali atau melampaui tingkat investasi prapandemi.Sebanyak 58 persen responden Australia mengindikasikan bahwa China masuk dalam tiga prioritas teratas mereka terkait rencana investasi global dalam tiga tahun mendatang, papar Wang, seraya menambahkan bahwa data angka tersebut mencerminkan kepercayaan komunitas internasional terhadap prospek ekonomi China.Wang mengatakan bahwa peringkat Indeks Pembangunan Manusia China pada 2021 naik enam posisi dari 2019.Wang menyampaikan bahwa tingkat pertumbuhan rata-rata ekonomi China pada 2020 dan 2021 mencapai 5,1 persen, menjadikannya salah satu ekonomi utama yang memiliki kinerja terbaik. Dengan penerapan kebijakan COVID-19 yang ditingkatkan dan disesuaikan secara bertahap, ekonomi China diperkirakan akan meningkat lebih lanjut.Wang mengatakan bahwa China berkomitmen pada kebijakan nasional mendasarnya untuk membuka diri pada dunia luar dan mengejar strategi keterbukaan yang saling menguntungkan, serta negara itu berupaya untuk berkontribusi dalam membangun ekonomi global yang terbuka.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Nilai ekspor porang 923,6 miliar rupiah pada 2020
Indonesia
•
14 Aug 2021

Jalur kereta cepat Beijing-Guangzhou tangani 1,69 miliar perjalanan penumpang
Indonesia
•
26 Dec 2022

Fokus Berita – Eksportir Inggris panik usai AS naikkan tarif jadi 15 persen
Indonesia
•
24 Feb 2026

Ekonom Brasil peringatkan pembatasan perdagangan oleh AS dapat percepat fragmentasi ekonomi global
Indonesia
•
20 Dec 2025


Berita Terbaru

PM Albanese sebut pasokan bahan bakar Australia akan semakin sulit dalam beberapa bulan mendatang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Netflix jajaki pasar Rusia lagi, mulai dari pendaftaran merek dagang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak negara untuk redam dampak ketegangan Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Harga bahan bakar di Kamboja terus naik saat konflik masih berlanjut di Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026
