
Presiden Lebanon sebut normalisasi dengan Israel tidak masuk dalam agenda

Kobaran api terlihat menyusul serangan udara yang dilancarkan militer Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 5 Juni 2025. (Xinhua/Bilal Jawich)
Persatuan rakyat Lebanon sangat penting untuk mengatasi tantangan-tantangan yang sedang dihadapi oleh negara tersebut.
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Lebanon Joseph Aoun menegaskan pada Jumat (11/7) bahwa normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel saat ini tidak masuk dalam pertimbangan negaranya. Dia menekankan bahwa fokus Lebanon saat ini adalah menjaga perdamaian, bukan menjalin hubungan formal."Perdamaian berarti keadaan tanpa perang, dan itulah yang penting bagi Lebanon saat ini," ujar sang presiden menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor kepresidenan Lebanon.Pernyataan Aoun disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan delegasi dari Dewan Hubungan Arab dan Internasional.Dalam pertemuan tersebut, Aoun menekankan bahwa persatuan rakyat Lebanon sangat penting untuk mengatasi tantangan-tantangan yang sedang dihadapi oleh negaranya."Tanpa persatuan nasional, tidak akan mudah untuk menghadapi kesulitan yang ada di depan mata," katanya, seraya menegaskan bahwa negaranya telah membuat keputusan yang tidak dapat diubah untuk memastikan izin kepemilikan senjata api hanya dipegang oleh otoritas yang sah."Prinsip ini merupakan kunci untuk menjaga kedaulatan nasional dan akan dilaksanakan melalui cara-cara yang menjaga perdamaian sipil dan stabilitas nasional," tambahnya.Mengenai hubungan Lebanon-Suriah, Aoun menekankan pentingnya membangun hubungan positif dengan kepemimpinan Suriah yang baru dan saling tidak mencampuri urusan dalam negeri. Dia mengungkapkan koordinasi yang sedang berlangsung antara pasukan keamanan Lebanon dan Suriah sangat penting untuk mengontrol perbatasan serta mencegah penyelundupan senjata, obat-obatan, dan manusia.Beralih ke Lebanon selatan, Aoun menegaskan kembali komitmen penuh negara Lebanon terhadap Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 1701. Dia menambahkan bahwa Israel sengaja menciptakan dalih untuk melanggar perjanjian internasional. Tindakan Israel saat ini hanya membuat ketegangan tetap tinggi di wilayah selatan dan wilayah lainnya di Lebanon, tegasnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Media sebut 250 lebih eks pejabat Mossad desak penghentian perang Gaza dan pembebasan sandera
Indonesia
•
15 Apr 2025

Netanyahu sebut Israel daratkan pukulan "yang tak mungkin terbayangkan" terhadap Hizbullah
Indonesia
•
24 Sep 2024

COP28 berlarut-larut usai para pihak gagal capai konsensus
Indonesia
•
13 Dec 2023

AS "sangat terganggu" dengan UU Israel tentang larangan operasi UNRWA
Indonesia
•
30 Oct 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
