
KCJB tandai 6 bulan masa pengoperasiannya dengan catat 2,56 juta penumpang

Para penumpang menunggu untuk menaiki rangkaian kereta electric multiple unit (EMU) di Stasiun Padalarang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Padalarang, Provinsi Jawa Barat, pada 7 April 2024. (Xinhua/Septianjar Muharam)
Perjalanan harian Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah ditingkatkan dari 14 menjadi 52 perjalanan, dan jumlah kursi penumpang telah melonjak dari 8.400 menjadi lebih dari 31.000 kursi.
Jakarta (Xinhua) – Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada Rabu (17/4) menandai enam bulan masa pengoperasiannya dengan total 2,56 juta penumpang, demikian disampaikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium perusahaan patungan (joint-venture) antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan China yang membangun dan mengoperasikan KCJB.Menurut KCIC, sejak resmi beroperasi secara komersial pada pertengahan Oktober tahun lalu, kereta tersebut telah mengoperasikan total 7.050 perjalanan kereta dengan total jarak tempuh lebih dari 1,26 juta kilometer.Saat ini, perjalanan harian kereta itu telah ditingkatkan dari 14 menjadi 52 perjalanan, dan jumlah kursi penumpang telah melonjak dari 8.400 menjadi lebih dari 31.000 kursi. Angka tertinggi untuk jumlah penumpang yang diangkut dalam satu hari adalah 21.537 orang, sedangkan tingkat keterisian kursi harian tertinggi tercatat sebesar 99,6 persen.KCIC mengatakan bahwa pihaknya sepenuhnya memanfaatkan pengalaman China yang kaya di bidang kereta cepat untuk melakukan manajemen pemeliharaan dan pengoperasian, merespons dengan baik kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin topan, dalam upaya untuk memastikan kelancaran pengoperasian kereta dan keselamatan penumpang.Selain itu, guna memenuhi kebutuhan penumpang dengan lebih baik, kebijakan tarif dinamis diberlakukan, jadwal pengoperasian dioptimalkan, dan fasilitas di stasiun-stasiun kereta disempurnakan, tambahnya.
Foto dari udara yang diabadikan pada 6 Desember 2023 ini menunjukkan rangkaian kereta electric multiple unit (EMU) yang meninggalkan Stasiun Tegalluar di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank Indonesia resmi luncurkan sistem pembayaran BI-Fast
Indonesia
•
22 Dec 2021

Dwikorita Karnawati paparkan strategi hadapi perubahan iklim di depan perwakilan WMO
Indonesia
•
16 May 2023

Inggris sediakan 73 triliun rupiah untuk pengembangan energi terbarukan Indonesia
Indonesia
•
01 Aug 2020
Indonesia bangun kompleks olah raga di Kepulauan Solomon
Indonesia
•
21 Dec 2020


Berita Terbaru

Indonesia dan Kamboja perangi penipuan daring global, ribuan pelaku telah ditindak
Indonesia
•
29 Jul 2026

Menaker: Dialog sosial jadi kunci penyelesaian isu ketenagakerjaan
Indonesia
•
29 Jul 2026

Indonesia–Korea Business Forum perkuat investasi energi hijau, teknologi strategis
Indonesia
•
29 Jul 2026

Bahaya! Batas aman planet global sudah terlampaui
Indonesia
•
29 Jul 2026
