
Uni Eropa usut kegagalan Italia batasi penggunaan plastik sekali pakai

Seseorang yang memegang plakat terlihat di sebuah instalasi seni yang didirikan di depan lokasi sesi keempat Komite Negosiasi Antarpemerintah (Intergovernmental Negotiating Committee/INC-4) di Ottawa, Kanada, pada 23 April 2024.(Xinhua/Min Chen)
Peraturan mengenai plastik sekali pakai di Italia tidak sesuai dengan peraturan Uni Eropa, di mana selanjutnya, negara itu secara resmi "mengubah" instruksi Eropa terkait plastik menjadi undang-undang.
Roma, Italia (Xinhua) – Komisi Eropa pada Kamis (23/5) mengumumkan bahwa mereka mengambil langkah hukum terhadap Italia karena diduga gagal mengimplementasikan instruksi yang bertujuan untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai.Italia merupakan salah satu pendukung awal upaya Eropa untuk mengurangi polusi dari plastik sekali pakai, namun dalam beberapa tahun terakhir Italia melanggar evolusi peraturan tersebut.Pada 2021, Italia menjadi subjek investigasi Uni Eropa (UE) yang menemukan bahwa peraturan domestik negara tersebut mengenai plastik sekali pakai tidak sesuai dengan peraturan UE. Selanjutnya, negara itu secara resmi "mengubah" instruksi Eropa terkait plastik menjadi undang-undang.Kendati demikian, masalah ini kembali mengemuka pada tahun lalu, ketika Italia dan Finlandia mengancam akan melonggarkan peraturan UE mengenai kemasan plastik. Pada Desember, Italia merupakan satu-satunya negara di antara 27 negara anggota UE yang memberikan suara menolak mandat negosiasi yang mengatur kemasan plastik. Langkah tersebut akhirnya disetujui meski ada penolakan dari Italia.Komisi itu pada Kamis mengatakan Italia belum mengadopsi "secara penuh dan benar" peraturan mengenai plastik sekali pakai, yang oleh Komisi Eropa disebut sebagai "bagian penting dari Strategi Plastik dan Rencana Aksi Ekonomi Sirkular yang telah disetujui." Dewan Menteri Italia pada Kamis mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan itu.Peraturan tersebut memberi waktu selama dua bulan bagi Italia untuk memperbaiki masalah-masalah yang diuraikan dalam rencana itu. Jika Italia gagal memperbaikinya, maka pada akhirnya negara tersebut dapat dijatuhi sanksi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi dukung semua upaya perdamaian Palestina-Israel
Indonesia
•
24 Sep 2020

24.000 jamaah tunaikan umroh dalam empat hari tanpa laporan kasus COVID-19
Indonesia
•
08 Oct 2020

Mantan menhan Korsel resmi ditangkap atas dugaan pemberontakan
Indonesia
•
11 Dec 2024

COVID-19 – Pakar: Tak ada solusi sempurna lindungi warga AS dari virus
Indonesia
•
22 Feb 2022


Berita Terbaru

Iran minta Houthi tutup Selat Bab el-Mandeb jika AS serang pembangkit listrik
Indonesia
•
17 Jul 2026

Google Play hapus super-app Rusia MAX, pengguna diminta beralih ke domain baru
Indonesia
•
17 Jul 2026

Operasi militer Israel berbuah ancaman, Netanyahu dan keluarganya kini hidup tak tenang
Indonesia
•
17 Jul 2026

Amerika Serikat perketat aturan mahasiswa internasional, masa tinggal kini dibatasi maksimal 4 tahun
Indonesia
•
17 Jul 2026
