
Feature – 13 tahun perang saudara, krisis kemanusiaan di Suriah memburuk

Orang-orang berbelanja manisan Maarouk, makanan ringan yang dibuat khusus saat Ramadhan, di Damaskus, Suriah, pada 13 Maret 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Perang saudara di Suriah telah berlangsung 13 tahun, dan dampaknya makin diperparah oleh tekanan eksternal seperti sanksi ekonomi, yang berkontribusi secara signifikan terhadap bencana ekonomi negara tersebut.
Damaskus, Suriah (Xinhua) – Hadia Kamel Kurdi, seorang ibu lima anak dari Kota Aleppo di Suriah utara, sangat terdampak oleh situasi mengerikan yang dihadapi keluarganya. Hampir setiap hari, mereka tidak punya apa-apa untuk dimakan, dan ketika mereka makan, kerap kali hanya buah zaitun, timi, atau kentang rebus."Semuanya menakutkan bagi kami. Situasinya hanya akan bertambah buruk," kata Kurdi. "Saat ini, kami hidup dari makanan yang dikirim oleh asosiasi panti asuhan setiap dua hari sekali."Jumat (15/3) menandai 13 tahun pecahnya perang saudara di Suriah. Warga Suriah menghadapi kenyataan pahit yang hanya dapat diantisipasi oleh sedikit orang bertahun-tahun lalu. Sebuah laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa 16,7 juta orang di Suriah diproyeksikan akan membutuhkan bantuan kemanusiaan tahun ini, jumlah tertinggi sejak 2011.Menurut tinjauan kebutuhan kemanusiaan yang dirilis oleh Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) untuk Februari 2024, jumlah yang luar biasa banyak itu, yang mencapai sekitar 75 persen dari total populasi Suriah, disebabkan oleh konflik yang sedang berlangsung, pengungsian yang meluas, layanan dan infrastruktur yang tidak memadai, serta ekonomi yang kolaps.
Hadia Kamel Kurdi, seorang ibu dari lima anak, duduk bersama anak-anaknya di ruang tamu rumah mereka di Aleppo, Suriah, pada 24 Januari 2024. (Xinhua/Monsef Memari)
Seorang pria menjual manisan dalam rangka menyambut Idul Fitri di sebuah pasar di Damaskus, Suriah, pada 26 April 2022. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Hanya separuh anak muda yang benar-benar paham soal perubahan iklim
Indonesia
•
09 Dec 2023

Sindrom kardiovaskular-ginjal-metabolik ‘hantui’ Amerika Serikat
Indonesia
•
22 Oct 2025

The Washington Post: Pekerja anak jadi masalah modern bagi AS
Indonesia
•
14 May 2023

Australia pantau ketat wabah virus Nipah
Indonesia
•
30 Jan 2026


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
