China Daratan sebut penyesuaian rute penerbangan untungkan kedua sisi Selat Taiwan

Penerbangan MF883 menunggu untuk lepas landas di Bandar Udara Internasional Changle Fuzhou di Fuzhou, Provinsi Fujian, China tenggara, pada 22 Mei 2023. (Xinhua/Lin Shanchuan)
Pengoperasian rute penerbangan dari barat ke timur W122 dan W123 yang terhubung dengan rute M503, yang berlaku mulai Jumat (19/4), menguntungkan kedua sisi Selat Taiwan.
Beijing, China (Xinhua) – Dimulainya pengoperasian rute penerbangan dari barat ke timur W122 dan W123 yang terhubung dengan rute M503, yang berlaku mulai Jumat (19/4), menguntungkan kedua sisi Selat Taiwan, kata seorang juru bicara China Daratan.Pernyataan itu disampaikan Zhu Fenglian, Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara China, saat menanggapi pertanyaan media.Administrasi Penerbangan Sipil China (Civil Aviation Administration of China/CAAC) pada Jumat mengumumkan peluncuran rute penerbangan dari barat ke timur W122 dan W123 yang terhubung dengan rute M503.Langkah ini bertujuan untuk mengurangi tekanan yang disebabkan oleh pertumbuhan penerbangan di area-area terkait, memastikan keselamatan penerbangan, mengurangi penundaan penerbangan, serta melindungi hak-hak dan kepentingan penumpang, ujar Zhu.Pada 30 Januari, CAAC mengumumkan pembatalan kebijakan pengalihan penerbangan untuk pengoperasian rute penerbangan dari utara ke selatan M503, yang berlaku mulai 1 Februari. CAAC juga menyatakan niatnya untuk memulai pengoperasian rute penerbangan dari barat ke timur W122 dan W123 untuk terhubung dengan rute M503, dengan tujuan meningkatkan efisiensi operasional wilayah udara.Zhu menyoroti bahwa rute M503 berada di dalam wilayah informasi penerbangan Shanghai, dan pembentukan serta implementasinya merupakan tanggung jawab rutin manajemen wilayah udara penerbangan sipil China Daratan.Dikatakan oleh Zhu bahwa sejak kebijakan pengalihan penerbangan untuk rute M503 dibatalkan, operasional secara keseluruhan tetap aman dan stabil. Hal ini menghasilkan peningkatan penting dalam operasional penerbangan lintas Selat dan memfasilitasi pertukaran personel antara kedua sisi Selat Taiwan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Raja Salman meletakkan batu pertama pembangunan Diriyah
Indonesia
•
21 Nov 2019

COVID-19 – Taiwan bayar denda 2,9 miliar rupiah imbas kasus kematian akibat vaksinasi
Indonesia
•
16 Jun 2022

China mulai berlakukan konvensi internasional tentang kejahatan terhadap penerbangan sipil
Indonesia
•
01 Oct 2023

Fokus Berita – UE setujui tarif kontroversial terhadap EV China, abaikan penolakan anggota
Indonesia
•
05 Oct 2024
Berita Terbaru

72.000 jiwa warga Palestina tewas sejak agresi militer Israel di Jalur Gaza Oktober 2023
Indonesia
•
08 Feb 2026

Rusia terima Ukraina yang netral dan bersahabat sebagai tetangga di masa depan
Indonesia
•
06 Feb 2026

Trump melunak soal Perjanjian Chagos Inggris usai bicara dengan Starmer
Indonesia
•
07 Feb 2026

Perjanjian pengurangan senjata nuklir Rusia dan AS berakhir, perdamaian dunia terancam
Indonesia
•
06 Feb 2026
