
14,14 persen masyarakat China sudah melek sains

Para murid dari Sekolah Chunhua berpartisipasi dalam tur studi ilmiah di Museum Sejarah Alam Henan di Zhengzhou, Provinsi Henan, China tengah, pada 9 November 2023. (Xinhua/Zhu Xiang)
Pengembangan literasi ilmiah di China difokuskan pada pengembangan cara berpikir ilmiah, penggunaan metode ilmiah, dan mempromosikan semangat ilmiah.
Beijing, China (Xinhua) – Proporsi warga China dengan literasi ilmiah mencapai 14,14 persen pada 2023, menurut hasil survei yang dirilis oleh Asosiasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China pada Selasa (16/4).Dipimpin oleh Lembaga Penelitian China untuk Popularisasi Sains, survei sampel ke-13 tentang literasi ilmiah warga China menunjukkan bahwa proporsinya naik 1,21 poin persentase dari tahun 2022.Hal ini memperlihatkan betapa China telah membuat lompatan besar dari tingkat literasi ilmiah masyarakat yang relatif rendah ke tingkat sedang, meletakkan dasar yang kuat untuk sumber daya manusia (SDM) ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) bagi negara tersebut untuk menjadi negara yang berorientasi pada inovasi, kata Wang Ting, direktur lembaga tersebut.Pada 2010 lalu, proporsi warga China dengan literasi ilmiah hanya 3,27 persen, sedangkan pada 2020, proporsinya meningkat menjadi 10,56 persen.Wang menambahkan bahwa semakin banyak warga China yang menaruh perhatian pada sains, mempelajari ilmu pengetahuan, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan inovasi IPTEK. Selain mempelajari pengetahuan ilmiah, pengembangan literasi ilmiah di China difokuskan pada pengembangan cara berpikir ilmiah, penggunaan metode ilmiah, dan mempromosikan semangat ilmiah.
Sejumlah pengunjung mengamati model kapal pemecah es kutub China Xuelong 2 di pameran Penelitian Kutub dan Perubahan Iklim di Museum Sains Hong Kong di Hong Kong, China selatan, pada 19 Maret 2024. Pameran yang dibuka untuk umum mulai 18 Maret hingga 26 Juni ini akan menyuguhkan pengunjung tentang ekspedisi ilmiah dan berbagai pencapaian riset kapal pemecah es kutub China Xuelong 2. (Xinhua/Chen Duo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Memiliki ponsel pintar di usia sebelum dewasa berkaitan dengan penurunan kondisi kesehatan
Indonesia
•
02 Dec 2025

COVID-19 – 1,4 juta orang dewasa Kanada laporkan gejala berkepanjangan
Indonesia
•
18 Oct 2022

Bocah 17 tahun jadi pilot termuda yang terbang solo keliling dunia
Indonesia
•
25 Aug 2022

Jumlah pengguna internet lansia di Taiwan meningkat
Indonesia
•
25 Mar 2022


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
