
28 negara kecam Israel atas "penderitaan warga sipil di Gaza"

Sekelompok staf Uni Eropa (UE) berkumpul di depan Gedung Berlaymont di Brussel, Belgia, pada 27 Maret 2025 untuk melakukan aksi unjuk rasa diam guna menuntut perdamaian dan keadilan di Gaza. (Xinhua/Liao Lei)
Penderitaan warga sipil di Gaza telah mencapai titik terendah baru, dengan lebih dari 800 warga Palestina terbunuh saat sedang mencari bantuan.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Dua puluh delapan negara dan Komisioner Uni Eropa (UE) untuk Kesetaraan, Kesiapsiagaan, dan Manajemen Krisis mengeluarkan pernyataan gabungan pada Senin (21/7), yang mengecam Israel atas penderitaan warga sipil di Gaza."Penderitaan warga sipil di Gaza telah mencapai titik terendah baru. Kami mengecam penyaluran bantuan yang dipersulit dan pembunuhan yang tidak manusiawi terhadap warga sipil," demikian bunyi pernyataan tersebut. "Sungguh mengerikan bahwa lebih dari 800 warga Palestina telah terbunuh saat sedang mencari bantuan.""Sikap Pemerintah Israel yang menentang masuknya bantuan kemanusiaan esensial bagi warga sipil tidak dapat diterima. Israel harus mematuhi kewajibannya berdasarkan hukum humaniter internasional," tambah pernyataan itu, mendesak segera diakhirinya perang di Gaza.
Sejumlah anak-anak Palestina meninggalkan lokasi setelah mengambil air di tengah gelombang panas di daerah Sheikh Radwan, Gaza City utara, pada 17 Juli 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menteri kesehatan Tunisia puji layanan tim medis China
Indonesia
•
06 Dec 2022

Pakar PBB serukan pencabutan lebih awal sejumlah sanksi terhadap Suriah
Indonesia
•
11 Nov 2022

COVID-19 – Beijing promosikan diagnosis dan pengobatan hierarkis infeksi
Indonesia
•
06 Jan 2023

Taipei tawarkan kursus Mandarin dan Hoklo gratis untuk pekerja migran
Indonesia
•
10 May 2023


Berita Terbaru

Ribuan orang terjebak di pegunungan Jepang, ratusan dilaporkan tewas dan hilang
Indonesia
•
18 Jun 2026

Pekerja Singapura pengguna AI paling aktif dan bertanggung jawab di dunia
Indonesia
•
17 Jun 2026

Pacuan kuda tradisional Gayo kembali digelar, jadi simbol solidaritas pascabanjir
Indonesia
•
16 Jun 2026

AI hidupkan kembali pagoda kayu tertua di dunia, pengunjung kini bisa jelajahi area terlarang
Indonesia
•
15 Jun 2026
