
Feature – Penanaman kedelai kian diminati oleh para petani di China

Sejumlah benih kedelai terlihat di sebuah bank benih untuk tanaman daerah dingin di Provinsi Heilongjiang, China timur laut, pada 19 Mei 2022. (Xinhua/Zhang Tao)
Penanaman kedelai di Kota Heihe, di provinsi paling timur laut di China, berkembang pesat, dengan para petani secara aktif mengembangkan berbagai industri yang terkait dengan kedelai, mulai dari makanan beraroma kedelai seperti es krim, pasta, tempe, daging dan minuman vegetarian hingga produk farmasi, tekstil, dan produk kimia yang mengandung kedelai.
Harbin, China (Xinhua) – Pada akhir April, salju mulai mencair di Heihe yang terletak di Provinsi Heilongjiang, provinsi paling timur laut di China. Petani kedelai bernama Li Fuqiang pun bergegas untuk mulai menggarap lahannya untuk penanaman kedelai pada musim semi dengan penuh semangat.Dalam setengah bulan berikutnya, Li dan timnya di sebuah koperasi pertanian setempat akan berpacu dengan waktu, bekerja sekitar 15 jam sehari, untuk menanam kedelai di lahan seluas sekitar 160.000 mu (1 mu = 0,06 hektare).Heilongjiang dikenal sebagai lumbung biji-bijian China. Heihe sendiri memiliki lebih dari 20 juta mu area penghasil kedelai. Output kedelai di kota ini pada 2023 mencapai 2,6 miliar kg dan mempertahankan peringkat pertama di China, menyumbang sepertujuh dari total produksi kedelai di negara tersebut.Li dan empat mitranya mendirikan koperasi pertanian pada 2012 guna mengontrak lahan pertanian milik lebih dari 1.200 rumah tangga pedesaan untuk penanaman kedelai. Pertanian inkorporatif ini mewujudkan pertanian termekanisasi seluruh proses mulai dari penaburan musim semi hingga panen musim gugur.Pendekatan pertanian kedelai yang modern dan berskala besar semacam itu mendapat pujian dari pemerintah setempat, yang kemudian menganugerahkan gelar 'Raja Kedelai' kepada Li.Dengan meningkatnya permintaan masyarakat China terhadap makanan sehat, kedelai yang kaya kandungan isoflavon dan lesitin semakin diterima sebagai makanan bergizi.Pada 2023, China mengimpor 160 juta ton biji-bijian, dengan kedelai menyumbang bagian terbesar. Li Guoxiang, peneliti di Institut Pembangunan Pedesaan di bawah Akademi Ilmu Sosial China mengatakan bahwa pasokan kedelai China sangat bergantung pada impor, dan sangat penting untuk menjadikan perluasan penanaman kedelai sebagai prioritas kebijakan.Menurut Kementerian Pertanian dan Pedesaan China, negara tersebut akan terus memperluas area tanam kedelai hingga di atas 150 juta mu tahun ini. Pemerintah akan mendukung daerah China timur laut untuk mengembangkan seluruh rantai industri pengolahan kedelai dan berbagai produk pertanian terkait kedelai.Sejumlah institut penelitian, seperti Akademi Ilmu Pengetahuan Pertanian China, termotivasi untuk membantu penyediaan varietas kedelai berkualitas tinggi.Akademi Ilmu Pengetahuan Pertanian Heilongjiang akan memperkenalkan sebuah varietas kedelai baru yang telah direkayasa secara genetik ke pasar tahun ini. Ren Honglei, peneliti asosiasi di akademi tersebut, mengatakan galur (strain) baru ini terbukti meraup hasil panen sebesar 300 kg per mu dengan kandungan protein benih melampaui 42 persen dan kandungan minyak melampaui 23 persen.Kota Heihe juga secara aktif mengembangkan berbagai industri yang terkait dengan kedelai, mulai dari makanan beraroma kedelai seperti es krim, pasta, tempe, daging dan minuman vegetarian hingga produk farmasi, tekstil, dan produk kimia yang mengandung kedelai.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti Jepang sebut integrasi ekonomi di Asia-Pasifik harus terus ditingkatkan
Indonesia
•
16 Nov 2023

Harga batu bara acuan Indonesia 89,74 dolar AS per ton pada Mei
Indonesia
•
05 May 2021

China kirimkan ‘batch’ pertama UAV sipil besar hasil produksi massal dalam negeri
Indonesia
•
22 Jan 2025

Pabrik gula di Bombana serap 15.000 tenaga kerja
Indonesia
•
22 Oct 2020


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
