
Trump sebut akan berlakukan tarif 25 persen untuk mobil dan produk lainnya dari UE

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali ke Gedung Putih menggunakan pesawat Marine One di Washington DC, AS, pada 22 Februari 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Pemerintahan Trump telah mengambil keputusan untuk memberlakukan tarif 25 persen untuk produk-produk dari Uni Eropa (UE), termasuk mobil.
Washington, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (26/2) mengatakan bahwa pemerintahannya telah mengambil keputusan untuk memberlakukan tarif 25 persen untuk produk-produk dari Uni Eropa (UE), termasuk mobil."Kami telah mengambil keputusan. Kami akan segera mengumumkannya, dan secara umum tarifnya 25 persen, dan itu akan berlaku untuk mobil dan semua hal lainnya," kata Trump kepada para wartawan dalam sebuah rapat kabinet di Gedung Putih.Trump mengeklaim UE telah "mengambil keuntungan dari" AS. "Mereka tidak menerima mobil kita, mereka tidak menerima, terutama, produk pertanian kita. Mereka menggunakan berbagai macam alasan untuk tidak menerimanya. Dan kita menerima semuanya dari mereka, dan kita mengalami defisit sekitar 300 miliar dolar AS dengan UE," katanya.*1 dolar AS = 16.316 rupiahPolitico sebelumnya melaporkan defisit 300 miliar dolar AS itu terlalu dibesar-besarkan. "Pada 2023, defisit perdagangan barang AS dengan blok tersebut adalah 155,8 miliar euro, menurut data UE. Namun, di sektor jasa, AS mencatatkan surplus 104 miliar euro, sehingga neraca perdagangan secara keseluruhan menjadi 51,8 miliar euro (sekitar 56 miliar dolar AS)," menurut laporan tersebut.**1 euro = 17.073 rupiahKetika ditanya oleh seorang reporter apakah dia akan terus menunda tarif untuk Meksiko dan Kanada karena kemajuan dalam kontrol perbatasan, Trump mengatakan dirinya tidak akan menghentikan pemberlakuan tarif dan mengeklaim masuknya fentanil telah menyebabkan "jutaan kematian.""Saya tidak akan menghentikan tarif. Tidak," kata Trump.Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menjelaskan dua tenggat waktu utama terkait dengan tarif tersebut. Sebelumnya, tarif untuk Meksiko dan Kanada telah ditunda selama satu bulan dan akan mulai berlaku pada 4 Maret. Kedua negara tersebut harus membuktikan kepada presiden AS sebelum tenggat waktu itu bahwa mereka telah melakukan tindakan yang memuaskan dalam mengendalikan masuknya fentanil. Trump mengatakan "akan sulit bisa memuaskan."Lutnick juga mengungkapkan kebijakan pemberlakuan tarif secara keseluruhan untuk lebih banyak negara akan diterapkan pada 2 April.Pada 1 Februari, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memberlakukan tarif sebesar 25 persen terhadap barang-barang yang diimpor dari Meksiko dan Kanada, dengan kenaikan tarif 10 persen khusus untuk produk-produk energi Kanada. Pada 3 Februari, Trump mengumumkan tarif tambahan untuk barang-barang dari Meksiko dan Kanada akan ditangguhkan selama satu bulan, sehingga memberikan lebih banyak waktu untuk negosiasi.Pada Senin (24/2), Trump mengatakan tarif untuk Meksiko dan Kanada akan "dilanjutkan."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Instalasi pembangkit surya AS turun 23 persen tahun ini karena larangan impor barang China
Indonesia
•
14 Dec 2022

Lembaga ‘think-tank’ IESR luncurkan kajian peta potensi teknis energi terbarukan
Indonesia
•
26 Oct 2021

Kapal pesiar berukuran besar pertama buatan China tuntaskan pelayaran komersial perdana
Indonesia
•
08 Jan 2024

KPMI Bogor-Pharma Halal Center tandatangani MoU pengembangan produk halal UMKM
Indonesia
•
22 Mar 2025


Berita Terbaru

BMW mulai produksi massal baterai generasi keenam di China, investasi capai 26,74 triliun rupiah
Indonesia
•
16 Oct 2026

IMF proyeksikan ekonomi global tumbuh 3,1 persen pada 2026, AI jadi penopang
Indonesia
•
13 Oct 2026

OPEC pangkas proyeksi minyak 2026 dari 400.000 menjadi 200.000 barel per hari
Indonesia
•
14 Oct 2026

IMF peringatkan harga energi tetap tinggi, minyak diproyeksi bertahan di level 100 dolar AS hingga 2027
Indonesia
•
08 Oct 2026
