Pemerintah dorong penambahan kapasitas pembangkit tenaga surya 2.089 MW

Pemerintah dorong penambahan kapasitas pembangkit tenaga surya 2.089 MW
Ilustrasi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 2.089,4 megawatt (MW). (Chelsea on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 2.089,4 megawatt (MW).

“Energi surya kita dorong secara masif dengan target penambahan kapasitas pembangkit sebesar 2.089,4 MW. Ini waktu yang tepat untuk mengakselerasi,” Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan pada Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Harris, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Pencapaian target tersebut antara lain diupayakan dengan mengembangkan PLTS skala besar, salah satunya bekerja sama dengan Bank Pembangunan Asia (ADB) yang bertujuan menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan PLTS di area lahan bekas tambang sebesar 2.300 MW, yakni di Bangka Belitung sebesar 1.250 MW serta Kutai Barat dan Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur masing-masing sebesar 1.000 MW dan 53 MW.

PLTS terapung juga akan dibangun dengan kapasitas 857 MW di Waduk Wonogiri dan Waduk Mrica di Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah; Waduk Sutami di Karangkates dan Waduk Wonorejo di Tulung Agung, Provinsi Jawa Timur; Waduk Jatiluhur dan Waduk Saguling di Provinsi Jawa Barat; serta Waduk Singkarak di Sumatera Barat.

Pemerintah juga mengembangkan PLTS cold storage (ruang pendingin) dengan mengoptimalkan dana APBN bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan di wilayah pesisir atau kluster ekonomi maritim.

Sementara itu, untuk wilayah khusus 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) di wilayah Indonesia bagian timur, Kementerian ESDM mengembangkan PLTS hybrid.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here