
China catat penurunan kasus gagal bayar upah pekerja migran pada 2022

Para pekerja migran menaiki sebuah kereta khusus di Stasiun Zunyi di Zunyi, Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 8 Februari 2022. (Xinhua/Yang Wenbin)
Pembayaran upah pekerja migran di China semakin baik, berkat upaya-upaya intensif dalam memberantas kasus gagal bayar dan masalah-masalah lain semacam itu dan meningkatnya kesadaran di kalangan pekerja untuk melindungi hak-hak mereka.
Beijing, China (Xinhua) – Badan-badan kejaksaan di seluruh China menangani 1.073 kasus pidana gagal bayar upah yang disengaja dalam 11 bulan pertama 2022, turun 34,09 persen secara tahunan (year on year/yoy), demikian disampaikan kejaksaan tertinggi negara itu pada Kamis (12/1).Dari Januari hingga November 2022, tercatat sebanyak 1.136 orang yang terlibat dalam kasus-kasus tersebut telah ditangani, turun 33,49 persen dari periode yang sama pada 2021, menurut data yang dirilis Kejaksaan Agung Rakyat (Supreme People's Procuratorate/SPP) China.Dalam beberapa tahun terakhir, tren peningkatan insidensi gagal bayar upah pekerja migran telah semakin dibalikkan di China, berkat upaya-upaya intensif dalam memberantas masalah-masalah semacam itu dan meningkatnya kesadaran di kalangan pekerja untuk melindungi hak-hak mereka, papar Kejaksaan Agung Rakyat China.SPP menjanjikan hukuman yang lebih tegas atas tindak pidana gagal pembayaran upah pekerja migran demi menciptakan lingkungan hukum yang sehat bagi sektor swasta.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature - Kenangan abadi pasangan suami istri tentang Konferensi Asia-Afrika 1955
Indonesia
•
20 Apr 2025

Rumania lanjutkan program bayi tabung untuk atasi penurunan angka kelahiran
Indonesia
•
25 Jul 2024

COVID-19 – Satu dari 100 lansia di AS meninggal karena infeksi
Indonesia
•
14 Dec 2021

Studi ungkap 9 dari 10 warga Amerika keturunan Asia pernah alami diskriminasi
Indonesia
•
05 Dec 2023


Berita Terbaru

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026

Afghanistan berisiko kehilangan 25.000 guru dan nakes perempuan per 2030
Indonesia
•
29 Apr 2026
