
Pusat komoditas kecil China selesaikan transaksi senilai lebih dari 1 miliar RMB digital

Para konsumen berbelanja untuk Tahun Baru Imlek di sebuah pasar buah di Yiwu, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 17 Januari 2023. (Xinhua/Gong Xianming)
Pembayaran renminbi digital di platform digital resmi Kota Yiwu, pusat komoditas kecil di China, semakin luas diterapkan dengan dibukanya lebih dari 60.000 dompet yuan digital dan diselesaikannya transaksi untuk kesepakatan senilai lebih dari 1 miliar yuan sejauh ini.
Hangzhou, China (Xinhua) – Lebih dari 90 persen bisnis di Kota Yiwu, pusat komoditas kecil di China, telah menerima pembayaran renminbi (RMB) digital di platform digital resmi kota itu, dengan dibukanya lebih dari 60.000 dompet yuan digital dan diselesaikannya transaksi untuk kesepakatan senilai lebih dari 1 miliar yuan sejauh ini.Kota yang terletak di Provinsi Zhejiang, China timur, itu meluncurkan rencana kerja percontohannya untuk mempromosikan mata uang fiat digital China, atau e-CNY, di pasar komoditas kecil setempat. Kota itu berencana untuk mengeksplorasi lebih banyak skenario penerapan e-CNY, termasuk mengalokasikan subsidi keuangan di pasar komoditas kecil serta membayar upah pekerja, biaya parkir, biaya sewa, dan tagihan utilitas.Menurut rencana kerja tersebut, per akhir 2023, Yiwu akan melakukan transaksi untuk lebih dari 1 juta kesepakatan senilai lebih dari 10 miliar yuan di pasar komoditas kecilnya. Layanan pembayaran RMB digital akan mencakup 90 persen dari bisnis luringnya yang beroperasi dan dapat diakses oleh lebih dari 95 persen bisnis di platform digital resmi Yiwu, Chinagoods.Pada Maret lalu, mesin penukaran e-CNY pertama di Zhejiang disediakan di Yiwu. Mesin itu dapat digunakan untuk menukar 19 mata uang utama, termasuk RMB, dan langsung menukar mata uang asing berbentuk uang kertas menjadi dompet e-CNY fisik tanpa mengunduh aplikasi pembayaran melalui perangkat seluler.Dengan panduan visual dan audio dalam delapan bahasa, mesin ini dapat membantu memecahkan masalah prosedur valuta asing yang terlalu rumit dan kesulitan yang dialami oleh para pelanggan internasional di China.Yiwu, yang kerap disebut sebagai ‘pasar swalayan dunia’, memiliki beragam komoditas, logistik yang mudah dan cepat, serta lingkungan bisnis yang baik.*1 yuan = 2.176 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Forum Keuangan Internasional prediksi ekonomi global tumbuh 5,9 persen pada 2021
Indonesia
•
05 Dec 2021

COVID-19 - Sekitar 47 persen UMKM tutup pada Agustus 2020
Indonesia
•
02 Jul 2020

Meksiko tolak ‘patuhi’ ancaman AS terkait impor ternak
Indonesia
•
28 Apr 2025

Minyak turun di Asia setelah Aramco katakan siap tingkatkan produksi
Indonesia
•
15 Aug 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
